PALU, MAL – Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) Komisariat Daerah Sulawesi Tengah (Komda Sulteng) menargetkan prestasi terbaik pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Gebyar 39 Tahun Satria Muda Indonesia 2026 di Gelanggang Silat Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 14-18 Oktober 2026.
Ketua PPS SMI Komda Sulteng, H. Ambo Dalle, mengatakan pihaknya akan mengirim 22 atlet yang terdiri atas 10 putra dan 12 putri. Para atlet tersebut akan turun pada kategori tanding remaja dan dewasa putra-putri serta jurus tunggal remaja dan dewasa.
“Kami sudah siap mengutus 22 orang atlet untuk mewakili SMI Komda Sulteng, Insya Allah bakal mengharumkan nama daerah dengan raihan prestasi terbaik di Kejuaraan Nasional SMI. Para atlet ini asli pesilat-pesilat hasil binaan SMI Komda Sulteng,” ujar Ambo Dalle kepada wartawan di Palu, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, persiapan yang dilakukan membuat target medali emas dari sejumlah kelas tanding cukup realistis.
“Targetnya adalah prestasi terbaik. Jika mengacu pada persiapan selama ini, sangat realistis bila SMI Komda Sulteng menargetkan medali emas dari beberapa kelas tanding yang diikuti,” ujarnya optimis.
Selain mengirim atlet, SMI Komda Sulteng juga mengutus 15 peserta untuk mengikuti Jambore Nasional yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar 39 Tahun Satria Muda Indonesia 2026.
Sekretaris SMI Komda Sulteng, Iqbal, mengatakan peserta jambore berasal dari pengurus SMI Komwil kabupaten/kota se-Sulteng. Mereka akan mengikuti sejumlah kegiatan, seperti latihan silat bersama, pembinaan ideologi perguruan, bela negara dan karakter kebangsaan, festival seni dan budaya pencak silat, aksi sosial, serta pelatihan kewirausahaan dan pengembangan UMKM.
“SMI Komda Sulteng mengutus para pengurus SMI Komwil kabupaten/kota se-Sulteng untuk menjadi peserta Jambore Nasional. Harapannya, pengalaman dan pengetahuan serta jaringan relasi luas yang didapatkan dalam kegiatan itu bisa dimanfaatkan untuk pengembangan Perguruan SMI di daerah masing-masing,” kata Iqbal.
Persiapan Sejak Juni
Iqbal yang juga menjadi Ketua Kontingen SMI Komda Sulteng mengatakan persiapan menghadapi Kejurnas dan Jambore Nasional telah dilakukan sejak Juni 2026.
Menurutnya, persiapan atlet menjadi fokus utama. Bersama tim pelatih yang dipimpin Muliyanto, SMI Komda Sulteng menggelar latihan bersama dengan melibatkan Komwil SMI kabupaten/kota, kemudian melakukan seleksi calon atlet menggunakan standar seleksi nasional.
Setelah seleksi, para atlet menjalani pemusatan latihan selama sebulan. Mereka juga mengikuti sejumlah kejuaraan lokal dan antardaerah sebagai bagian dari uji tanding. Seluruh rangkaian persiapan tersebut dibiayai secara mandiri oleh SMI Komda Sulteng.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan kerja bersama kita semua, SMI Komda Sulteng mampu menuntaskan dengan baik satu persatu agenda persiapan sesuai timeline dan perencanaan program. Hasilnya, sejak Agustus lalu kita sudah punya tim atlet yang siap berlaga dalam Kejuaraan Nasional SMI nanti,” kata Iqbal.
Iqbal mengatakan SMI Komda Sulteng memiliki rekam jejak prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Menurut dia, perguruan tersebut juga telah melahirkan sejumlah atlet dan pelatih pencak silat.
“Salah satu Komda SMI dengan predikat terbaik, inilah yang membuat SMI Komda Sulteng selalu diperhitungkan dan disegani oleh Komda-Komda SMI provinsi lainnya di Indonesia. Saya bangga dan bersyukur karena saat ini bisa berperan melanjutkan upaya membesarkan dan memajukan SMI Komda Sulteng,” ucap Iqbal.**
