PERTH, MAL – Juventus dan Inter Milan dijadwalkan bertemu dalam laga persahabatan pramusim bertajuk Derby d’Italia di Optus Stadium, Perth, Australia, Sabtu (8/8/2026). Pertandingan yang menjadi bagian dari agenda Calcio Italiano itu menarik perhatian karena berpeluang menjadi panggung debut pemain muda Juventus, Kerim Alajbegovic, sekaligus ajang evaluasi kedua tim menjelang musim 2026/2027.

Saat laporan ini diperbarui sekitar pukul 19.04 WITA, pertandingan diperkirakan baru dimulai atau sedang berlangsung. Hasil akhir dan statistik pertandingan belum tersedia secara resmi.

Bagi Juventus, laga ini menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan skuad di bawah arahan pelatih Luciano Spalletti. Klub asal Turin tersebut datang ke Perth setelah meraih kemenangan 1-0 atas Chelsea dalam laga pramusim di Hong Kong, yang memperpanjang catatan tidak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan.

Perhatian tertuju kepada Kerim Alajbegovic, pemain muda asal Bosnia dan Herzegovina yang berpeluang menjalani debut bersama Juventus. Dalam salah satu prediksi susunan pemain, Alajbegovic ditempatkan sebagai gelandang serang di belakang penyerang Jonathan David dalam formasi 4-2-3-1.

Pelatih tim nasional Bosnia dan Herzegovina, Sergej Barbarez, menyambut positif langkah Alajbegovic bergabung dengan Juventus.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Kerim atas langkah penting ini dalam kariernya. Menjadi bagian dari klub seperti Juventus adalah pencapaian besar dan pengakuan yang layak atas komitmen serta dedikasi yang telah ia tunjukkan,” kata Barbarez.

Barbarez juga menilai Alajbegovic sebagai salah satu talenta muda terbaik Bosnia dan Herzegovina.

“Dia adalah salah satu talenta muda terbaik dari negara kami. Dia memiliki teknik luar biasa, kepercayaan diri besar saat menguasai bola, dan memiliki mentalitas yang tepat untuk menjadi seorang juara,” ujarnya.

Meski demikian, status Alajbegovic dalam pertandingan masih menunggu konfirmasi susunan pemain resmi. Ia bisa tampil sebagai starter, pemain pengganti, atau tidak dimainkan sama sekali.

Di kubu Inter, pelatih Cristian Chivu menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah meningkatkan kebugaran dan memberi menit bermain kepada para pemain.

“Kami masih kekurangan beberapa bagian, dan masih membutuhkan beberapa minggu untuk tampil dalam versi terbaik saat pertandingan pertama liga,” kata Chivu.

Inter datang ke laga ini dengan status juara bertahan Serie A. Namun Chivu menegaskan timnya masih berada dalam tahap persiapan.

“Kami adalah tim yang harus dikalahkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pertandingan melawan Juventus bukan laga kompetitif resmi.

“Ini adalah pertandingan persahabatan, pertandingan yang membantu persiapan kami. Kami ingin melihat tingkat kebugaran yang baik dan beberapa prinsip permainan kami, meskipun kaki para pemain belum segar dan kami belum bermain dalam kapasitas penuh,” kata Chivu.

Menurut Chivu, rotasi pemain akan menjadi bagian penting dari proses persiapan Inter menjelang musim baru.

“Kami membutuhkan menit bermain. Hal terbaik yang dapat kami lakukan adalah memberikan menit bermain sebanyak mungkin kepada semua pemain. Saya tidak memiliki susunan pemain utama yang tetap; saya juga selalu melakukan rotasi pada musim lalu. Tidak ada 11 pemain yang pasti menjadi starter,” ujarnya.

Inter sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan AC Milan di Perth pada 5 Agustus 2026. Sementara Lautaro Martinez dan Marcus Thuram disebut belum tersedia karena masih menjalani masa libur tambahan setelah tampil pada Piala Dunia 2026.

Berdasarkan perkiraan yang beredar, Juventus diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Jonathan David sebagai ujung tombak. Sementara Inter diperkirakan memakai skema 3-5-2 dengan Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny di lini depan.

Derby d’Italia di Perth tidak memengaruhi klasemen Serie A karena berstatus laga persahabatan. Namun pertandingan ini menjadi bagian penting dari persiapan kedua tim sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/2027.