PALU, MAL – PT PLN (Persero) UP3 Palu menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui digitalisasi di SMP Negeri 1 Palu pada Rabu, 5 Agustus.
Program ini merupakan komitmen PLN Palu digitalisasi pendidikan dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sekaligus menciptakan generasi muda yang unggul dan adaptif terhadap teknologi.
Kegiatan serah terima bantuan tersebut dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Palu dan dihadiri oleh Manager PLN UP3 Palu Ansar, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palu Natallia Revianto, Kepala SMP Negeri 1 Palu Yusri, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi.
Bantuan yang diserahkan meliputi 25 paket komputer PC, dua unit WiFi router, tiga unit webcam, satu unit printer, dan pelatihan digitalisasi pendidikan bagi para guru.
Bantuan ini diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih modern, memperluas pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah, serta meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital.
Penyerahan bantuan ini menjadi simbol sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas, khususnya dalam upaya PLN Palu digitalisasi pendidikan.
Kepala SMP Negeri 1 Palu Yusri menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN. “Kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN (Persero) UP3 Palu atas bantuan yang diberikan kepada SMP Negeri 1 Palu.
Bantuan ini merupakan anugerah yang sangat berarti bagi kami dalam mendukung proses pembelajaran berbasis digital. Kami optimistis fasilitas yang diberikan beserta pelatihan kepada para guru akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik,” ujar Yusri.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi mengapresiasi kolaborasi yang dibangun PLN.
“Kami mengapresiasi langkah PLN yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan. Bantuan ini tidak hanya menghadirkan fasilitas penunjang pembelajaran, tetapi juga meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan digitalisasi. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah yang merasakan manfaatnya,” kata Hardi.
Manager PLN UP3 Palu Ansar menjelaskan bahwa program TJSL ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan PLN untuk masyarakat, khususnya sektor pendidikan sebagai fondasi bangsa. “PLN tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga ingin memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui program digitalisasi pendidikan ini, kami berharap sekolah memiliki fasilitas yang semakin memadai untuk mendukung proses belajar mengajar yang inovatif,” tutur Ansar.
Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun menegaskan bahwa program TJSL PLN sejalan dengan tujuan pembangunan nasional.
“Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Karena itu, PLN akan terus menghadirkan program-program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui dukungan terhadap digitalisasi pendidikan, kami berharap dapat melahirkan generasi yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di era digital,” ujar Usman Bangun. ***
