Mandalika, MAL – Tim Yamaha Racing Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan pada Seri 4 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang akan digelar di sirkuit internasional Mandalika pada 7-9 Agustus mendatang. Sebagai ajang ‘home race’, tim ini menargetkan juara di dua kelas yang diikuti, didukung persiapan maksimal serta semangat dari para penggemar Tanah Air. Balapan di sirkuit Mandalika ini menjadi momen penting bagi Yamaha Racing Indonesia untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen sementara.

Persiapan intensif telah dilakukan oleh tim, termasuk tampil di Kejurnas Mandalika Racing Series pekan lalu. Hasilnya sangat memuaskan, dengan kemenangan race dan beberapa podium di berbagai kelas, yang tentu saja menambah kepercayaan diri jelang ajang penting Yamaha Racing Indonesia ARRC Mandalika 2026 ini. Dukungan supporter Indonesia di sirkuit nanti juga diharapkan dapat menjadi penyemangat khusus bagi para pembalap.

Musim lalu, sejarah telah terukir di Mandalika dengan perolehan double podium perdana di kelas SS600 bagi Yamaha Racing Indonesia sepanjang keikutsertaan mereka di ARRC. Prestasi tersebut diraih oleh Wahyu Nugroho yang finis kedua dan M Faerozi di posisi ketiga. Tahun ini, tim bertekad untuk meningkatkan pencapaian tersebut agar berujung pada kemenangan.

“Race di Mandalika selalu terasa spesial karena tampil di rumah sendiri dengan support penggemar Tanah Air yang berarti untuk memperkuat mental pembalap. Yamaha Racing Indonesia akan berupaya menggapai kemenangan pada dua kelas sebagai bagian improvement. Misi ini kami harapkan terwujud agar berimbas meningkatkan peringkat di klasemen dan menambah spirit perjuangan hingga akhir musim nanti,” kata Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Pada musim 2026, Wahyu Nugroho berada di posisi keenam klasemen sementara dengan mengemas 58 poin. Konsistensi masuk lima besar dan sepuluh besar dalam tiga putaran sebelumnya, termasuk nyaris podium di Seri 1 Sepang, menunjukkan performa yang kuat. Rekan setimnya, M Faerozi, menempati peringkat ke-10 klasemen dengan 35 poin, dengan hasil terbaik finis kelima di Seri 2 Buriram.

Yamaha Racing Indonesia juga menurunkan Arai Agaska sebagai pembalap wild card di kelas SS600 pada putaran Mandalika ini. Balapan di tanah kelahirannya sendiri dalam kejuaraan yang pernah diikutinya tentu memberikan makna tersendiri. Arai Agaska terakhir kali balapan di ARRC Mandalika pada tahun 2024 di kelas AP250 dan meraih podium ketiga, sebelum menjadi runner-up R3 BLU CRU World Cup 2025 dan kini mengikuti World Sportbike.

Di kelas AP250, Candra Hermawan menunjukkan kinerja yang stabil dengan meraih podium dalam tiga seri beruntun. Pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, ini berhasil memperoleh podium ketiga di Sepang, Buriram, dan Motegi. Berkat penampilan stabil tersebut, ia menempati urutan keempat klasemen dengan mengumpulkan 68 poin. Musim lalu di Mandalika, Candra Hermawan finis ke-11 di Race 2 setelah DNF di Race 1. Rekan setimnya, Muhammad Fadhil Musyavi, menduduki posisi ke-14 klasemen dengan 27 poin, dengan hasil terbaik peringkat kelima di Race Sepang dan Motegi. Di Mandalika 2025, saat berstatus pembalap wild card, ia finis ke-14 di Race 2 dan DNF di Race 1.

Para pembalap Yamaha Racing Indonesia mengungkapkan tekad mereka untuk mengerahkan kemampuan terbaik demi meraih hasil optimal akhir pekan ini di ARRC Mandalika.

“Memori positif ARRC Mandalika tahun lalu menjadi inspirasi untuk mengulang kembali pencapaian itu, juga berharap bisa improve dengan hasilnya kemenangan. Dengan begitu membuat musim ini berjalan lebih baik lagi diisi result maksimal. Menang di Mandalika Racing Series pekan lalu juga menambah semangat. Semoga race weekend ini berlangsung lancar dengan semua aspek pendukung bisa mewujudkan target,” kata Wahyu Nugroho.

“Kenangan manis ARRC Mandalika musim lalu saya ingat sebagai pembuktian kemampuan saya mencapai podium. Tahun ini saya harapkan bisa meraih hasil yang sama. Balapan di negeri sendiri rasanya selalu berbeda dengan semangat lebih untuk bertarung maksimal,” kata M Faerozi.

“Ikut Seri 4 ARRC di Mandalika ini mengingatkan ketika saya berkompetisi di ajang yang jadi bagian dari perjalanan karir saya. Kali ini balapan di daerah saya sendiri, tentunya menambah motivasi untuk berupaya semaksimal mungkin. Saya juga akan memanfaatkan sebagai latihan big bike seperti weekend lalu tampil di Mandalika Racing Series. Ini mengasah kemampuan untuk performa di World Sportbike,” kata Arai Agaska.

“Konsisten podium ARRC musim ini ingin saya teruskan di Mandalika. Persiapan sudah dilakukan, seperti ikut race di Mandalika Racing Series yang hasilnya podium di dua kelas. Ini mendukung saya sebelum balapan di ARRC, yang saya harapkan akan jadi kemenangan di Seri 4,” kata Candra Hermawan.

“Senang rasanya bisa balapan lagi di ARRC Mandalika. Musim lalu wild card dan tahun ini full musim, saya ingin tampil sebaik mungkin pada seri ini. Bisa podium di Mandalika Racing Series weekend lalu membuat saya makin percaya diri race di ARRC,” kata Muhammad Fadhil Musyavi.

Berikut adalah jadwal Seri 4 ARRC di Mandalika:

Jumat 7 Agustus
AP250
Practice 1 : 07:30 – 08:00 WIB
Practice 2 : 10:10 – 10:40 WIB
Practice 3 : 14:45 – 15:15 WIB

SS600
Practice 1 : 08:10 – 08:40 WIB
Practice 2 : 10:50 – 11:20 WIB
Practice 3 : 15:25 – 15:55 WIB

Sabtu 8 Agustus
AP250
Kualifikasi : 08:30 – 09:00 WIB
Race 1 : 13:10 WIB

SS600
Kualifikasi : 09:10 – 09:40 WIB
Race 1 : 14:00 WIB

Minggu 9 Agustus
AP250
Race 2 : 13:10 WIB

SS600
Race 2 : 14:00 WIB

***