SOROWAKO, MAL – PT Vale Indonesia terus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasionalnya melalui berbagai upaya edukasi kepada pekerja dan mitra kerja. Salah satunya dengan memperkenalkan fungsi dan pentingnya penggunaan buggy whip dan strobo pada kendaraan yang beroperasi di area tambang.
Kedua perlengkapan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan visibilitas kendaraan, terutama di area operasi yang memiliki tingkat risiko tinggi, seperti jalur angkutan tambang, medan berbukit, tikungan, hingga lokasi dengan debu tebal dan jarak pandang terbatas.
Menurut PT Vale Indonesia, buggy whip dan strobo bukan sekadar aksesori kendaraan, melainkan bagian dari sistem keselamatan yang dirancang untuk membantu mencegah kecelakaan kerja.
“Buggy whip membantu mendeteksi kendaraan ringan di area blind spot, sementara strobo memberikan isyarat visual melalui kilatan cahaya. Dalam berbagai kondisi kerja, keduanya membantu mengurangi risiko tabrakan dan mendukung operasional yang lebih aman,” demikian penjelasan PT Vale Indonesia.
Mengenal Buggy Whip
Buggy whip merupakan tiang fleksibel yang umumnya terbuat dari bahan fiberglass dan dipasang pada kendaraan ringan atau light vehicle (LV) yang beroperasi di area tambang.
Pada bagian ujungnya dipasang bendera reflektif yang dapat memantulkan cahaya sehingga lebih mudah terlihat dari kejauhan, terutama oleh operator alat berat yang memiliki keterbatasan pandangan pada titik-titik tertentu.
Buggy whip biasanya menggunakan warna-warna mencolok seperti oranye neon atau kuning stabilo agar mudah dikenali. Selain itu, perlengkapan ini juga dilengkapi material reflektif dan memiliki tinggi yang mengikuti standar area operasi, umumnya berkisar antara tiga hingga empat meter.
Dengan tinggi tersebut, keberadaan kendaraan ringan dapat terlihat meskipun berada di balik gundukan material, tikungan jalan tambang, maupun area yang memiliki perbedaan elevasi.
Strobo sebagai Penanda Visual
Selain buggy whip, kendaraan operasional tambang juga dilengkapi dengan strobo, yakni lampu isyarat visual yang memancarkan kilatan cahaya secara berkala.
Fungsi utama strobo adalah meningkatkan visibilitas kendaraan sehingga keberadaannya lebih mudah diketahui oleh pengemudi lain maupun operator alat berat.
Di lingkungan pertambangan, warna strobo biasanya digunakan sebagai penanda visual tertentu dan penerapannya mengikuti standar keselamatan yang berlaku di masing-masing area operasi.
Kilatan cahaya dari strobo menjadi sangat penting ketika kendaraan beroperasi pada malam hari, saat cuaca hujan, berkabut, maupun ketika kondisi jalan dipenuhi debu yang dapat mengurangi jarak pandang.
Kurangi Risiko Tabrakan
PT Vale menjelaskan bahwa penggunaan buggy whip dan strobo bertujuan untuk membantu identifikasi kendaraan di area blind spot, meningkatkan visibilitas kendaraan ringan dalam berbagai kondisi lingkungan kerja, serta mengurangi risiko tabrakan di area operasi.
Keberadaan kedua perlengkapan tersebut menjadi salah satu lapisan pengendalian risiko yang diterapkan perusahaan untuk mendukung operasional tambang yang aman dan berkelanjutan.
Bagi PT Vale Indonesia, keselamatan merupakan nilai utama yang harus diterapkan oleh seluruh pekerja dan mitra kerja dalam setiap aktivitas operasional.
Karena itu, perusahaan terus mendorong pemahaman mengenai fungsi berbagai perangkat keselamatan, termasuk buggy whip dan strobo, agar seluruh insan tambang dapat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat.
“Buggy whip dan strobo memiliki peran lebih dari perlengkapan kendaraan. Keduanya menjadi bagian penting dari upaya menjaga keselamatan setiap insan tambang. Karena pulang dengan selamat adalah tujuan kita semua,” tegas PT Vale Indonesia. ***
