62 Persen Lapas Sulteng Dihuni Napi Narkoba

oleh -256 Kali Dilihat

PALU- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Lilik Sujandi menyebutkan secara total presentase kasus narkoba menghuni unit pelaksana teknis (UPT) Pemasyarakatan se- Sulteng 62 persen.

“62 persen dari jumlah 3.200 orang narapidana dan tahanan UPT Pemasyarakatan se-Sulteng,” kata Kakanwil Kemenkum dan Ham Sulteng, Lilik Sujandi usai pelaksanaan apel kebangsaan di Halaman Kantor Lapas Kelas II A Palu, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu, Rabu (6/10).

Ia mengatakan, kapasitas lapas kelas II A Palu sekitar 210 orang, tapi dihuni sekitar 500 orang lebih. Hal ini menyebabkan sistim kamarnya tidak jalan, lingkungan kamarnya dipakai untuk tidur.

“Sehingga menyulitkan pengawasannya,” kata Lilik, turut didampingi kepala lembaga pemasyarakatan (Kalapas) kelas II A Palu, Gamal Bardi.

Dalam apel kebangsaan itu dilakukan pemecatan tidak hormat (PTDH), Oleh Lilik Sujandi kepada lima petugas lapas, diantaranya, Rafliandi, Febri Ramadhan Saputra, Tommy Heryanto, David Hasinolan Siahaan, Rahmad Arsyad.

“Ini bagian membersihkan oknum pegawai terlibat narkoba dan penjeraan kepada petugas kita, ” kata Lilik.

Sebab percuma kata dia, mengajak mereka tidak pakai narkoba, tapi kalau masih ada oknum memasukkan narkoba.

“Siapapun akan kita pecat, kalau terlibat, bahkan kalau perlu akan dipindahkan ke Nusakambangan sebagai efek jera, ” pungkasnya. (Ikram)