Satpol-PP Kota Palu Dapat 25 Unit Motor Patroli

oleh -
FOTO: HUMAS PEMKOT PALU

PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyerahkan 29 unit kendaraan operasional kepada Tim Patroli Bermotor (Patmor), Kamis (14/12).

Dari 29 unit tersebut, 25 di antaranya jenis trail untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan empat unit motor scooter untuk Dinas Perhubungan Kota Palu.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menginginkan, dengan adanya penambahan kendaraan operasional ini, Tim Patmor Kota Palu dapat melakukan pengawasan yang semakin baik.

Hadianto mengapresiasi kerja-kerja dari Tim Patmor, yang belakangan sudah menunjukkan hasil,nseperti truk-truk pengangkut material yang sudah menggunakan terpal, minimnya kendaraan yang parkir di atas trotoar, dan lainnya.

“Sejauh ini masalah parkir di atas trotoar, kalau saya bilang, Alhamdulillah cukup besar kemajuannya. Orang yang parkir di atas trotoar itu, biasanya orang yang datang dari luar,” ujarnya.

Namun demikian, dirinya meminta kepada para Tim Patmor agar menyosialisasikan kepada pengguna truk pengangkut material untuk memperhatikan pemasangan terpal yang lebih baik.

Terkait itu, dirinya memerintahkan agar OPD terkait dapat mengatur 20 personel Patmor yang turun tiap harinya untuk melakukan pengawasan.

“Unit inikan untuk pengawalan, tidak usah saya dikawal. Lebih baik komiu (kamu, red) fokus kawal kota ini. Saya minta tadi itu 2024 tambah jadi 20,” ujarnya.

Lanjut Hadi, penambahan jumlah tersebut dilakukan agar pengawasan dapat optimal, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian agar ikut mengawasi.

“Kerja keraslah kita. Rutin lihat jalur, pada waktu ramai itu jam berapa. Seperti SPBU, mana jalan yang tidak boleh orang parkir itu dipantau. Supaya jangan sampai terjadi kemacetan,” bebernya.

Kemudian, masalah parkir liar. Jangan sampai, kata dia, Tim Patmor tidak peduli karena sudah ada petugasnya.

“Semua jajaran Pemerintah Kota Palu harus bekerja keras, supaya potensi penerimaan daerah optimal bisa masuk ke kas daerah,” tekannya.

Ke.depan, kata dia, tidak lagi pegawai yang gajinya di bawah Rp1 juta, minimal Rp1 juta semua.

“Alhamdulillah dari parkir dan potensi pendapatan lainnya kita naik. Nah ini yang kita dorong supaya kita lebih bagus,” ujarnya

Reporter : Hamid/Editor : Rifay