MAL, Palu, – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Profesor Lukman Thahir meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan perguruan tinggi tersebut agar tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, meski dalam situasi bencana alam.
Pernyataan ini disampaikan Profesor Lukman Thahir saat menyampaikan amanat Pemimpin Upacara 17 Bulan Juni 2026 yang diikuti oleh seluruh ASN, mahasiswa, serta karyawan lingkup UIN Datokarama, di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu 17 Juli 2026.
Rektor mengatakan bahwa Sulawesi Tengah merupakan satu provinsi di Indonesia yang rentan terhadap bencana alam gempa bumi, seiring dengan adanya sesar yang sangat aktif, seperti Palu Koro, Sesar Moa, dan Sesar Sausu.
Bencana alam gempa bumi pada Selasa 16 Juni 2026 berkekuatan 6,7 magnitudo dengan kedalaman 10 kilo meter yang berada di darat 42 km tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, dipicu oleh pergerakan lempeng Sesar Sausu. Merupakan satu bentuk risiko, hidup di atas sesar aktif.
“Oleh karena itu penguatan mitigasi untuk pengurangan risiko dampak bencana harus dilakukan secara berkelanjutan dan terus menerus dikuatkan, agar bencana alam tidak mematikan semangat untuk terus berkembang,” ucapnya.
Ia mengatakan bahwa ASN UIN Datokarama yang merupakan di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia, harus tumbuh semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi apapun.
Hal untuk memastikan bahwa UIN Palu tidak hanya berdiri sebagai lembaga akademis, tetapi juga sebagai pilar penopang dan pelayan masyarakat yang andal di masa-masa sulit.
Berdasarkan data UIN Datokarama, tidak ada ASN, mahasiswa, dan karyawan perguruan tinggi ini yang terdampak parah saat bencana alam gempa bumi melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong pada Selasa 16 Juni 2026.
“Alhamdulillah, ini patut kita syukuri, keluarga besar UIN Datokarama semuanya dalam kondisi baik, sehat dan aman,” ujarnya.
Meski demikian, Rektor mengakui bahwa terdapat kerusakan keringan pada ruang kelas belajar khususnya di gedung perkuliahaan di Kampus II UIN Datokarama di Kabupaten Sigi.
“Kerusakan ringan ini berupa plafon ruangn kelas belajar jatuh/runtuh saat gempa melanda,” ungkapnya.***

