PALU, MAL – Sudah lebih dari sepekan sejak kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang pria dan seorang balita di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, namun hingga Selasa (4/8) polisi belum berhasil menangkap terduga pelaku. Penyidik mengaku masih melakukan pengejaran dan belum mengetahui keberadaan pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palu menyebut hingga kini telah memeriksa sembilan orang saksi. Mereka terdiri atas saksi korban, warga yang mengetahui peristiwa, serta kedua orang tua terduga pelaku.

“Sudah sembilan orang saksi diperiksa, termasuk saksi korban dan orang tua dari terduga pelaku,” ujar Kasi Humas Polresta Palu, AIPTU I Kadek Aruna, Selasa (4/8) malam.

Ia menegaskan, status pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut masih sebagai terduga pelaku karena hingga kini belum berhasil diamankan.

“Terduga pelaku masih dalam pengejaran,” katanya.

Menurut Kadek, aparat gabungan dari Polresta Palu bersama Polsek Palu Selatan terus diterjunkan untuk memburu terduga pelaku. Namun, hingga saat ini polisi belum mengetahui arah pelariannya.

“Belum diketahui arah pelariannya. Anggota di lapangan terus melakukan pencarian secara maksimal bersama tim,” ujarnya.

Peristiwa yang terjadi pada Ahad, 26 Juli 2026 malam itu mengakibatkan seorang pria berusia sekitar 32 tahun dan seorang balita berusia sekitar dua tahun meninggal dunia. Sementara seorang perempuan berusia 23 tahun yang merupakan istri korban selamat dan sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Palu.

Polresta Palu juga mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait identitas pelaku. Hingga berita ini diturunkan, proses pengejaran terhadap terduga pelaku masih terus dilakukan.