TAKALAR, MAL – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar pembinaan dan sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) serta edukasi penggunaan LPG di Saung D’Luna, Kabupaten Takalar.

Inisiatif ini bertujuan menguatkan kapasitas pelaku UMK melalui peningkatan literasi usaha, akses pembiayaan, serta pemanfaatan energi yang aman dan efisien. Pertamina dukung UMKM Takalar untuk tumbuh mandiri.

Lebih dari 70 pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini, yang terselenggara atas kerja sama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan SMEPP PT Pertamina (Persero).

Peserta menerima materi pengembangan usaha, cara memanfaatkan Program PUMK, dan edukasi pentingnya penggunaan LPG yang tepat untuk mendukung operasional mereka. Program Pertamina dukung UMKM Takalar ini berfokus pada kemandirian usaha.

Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menjelaskan bahwa penguatan UMKM dilakukan tidak hanya dengan pembiayaan, tetapi juga pengembangan kapasitas usaha agar dapat tumbuh berkelanjutan.

“UMKM berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah,” kata Lilik Hardiyanto. “Kami menghadirkan program pembinaan yang meningkatkan kompetensi, akses permodalan, hingga edukasi penggunaan energi. Pelaku usaha diharapkan memiliki bekal untuk mengembangkan usahanya secara lebih mandiri dan berdaya saing.”

Pada sesi edukasi energi, Wahyu Purwatmo Budi Utomo, Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menjelaskan penggunaan LPG yang aman dan sesuai standar operasional. Ia juga memperkenalkan produk LPG Pertamina seperti Bright Gas sebagai pilihan energi bagi UMKM yang berkembang. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pertamina dukung UMKM Takalar.

Nur Rizki Lestari, Sr. Officer II SMEPP PT Pertamina (Persero), memaparkan mekanisme Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Ia menjelaskan persyaratan, proses pengajuan, dan pemanfaatan pembiayaan sebagai modal pengembangan usaha.

“Program PUMK memberi akses pembiayaan yang mudah dan terarah bagi pelaku UMKM,” jelas Nur Rizki Lestari. “Dukungan modal ini diharapkan dimanfaatkan produktif agar usaha berkembang, berdaya saing, dan memberi dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.”

Selain materi, peserta mengikuti diskusi interaktif dan coaching clinic. Sesi ini memberi ruang konsultasi langsung mengenai pengembangan usaha, peluang kemitraan, dan pemanfaatan Program PUMK sesuai karakteristik masing-masing. Ini menunjukkan komitmen Pertamina dukung UMKM Takalar secara menyeluruh. ***