MOROWALI, MAL – Seorang pelajar berinisial MA, warga Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, yang dilaporkan hilang sejak 27 Agustus 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

MA ditemukan di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sabtu (5/9) dini hari saat sedang membeli makanan di pinggir jalan.

Kasat Reskrim Polres Morowali AKP Wawan Kurnadi, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan penemuan tersebut saat dikonfirmasi Sabtu pagi.

Menurut Wawan, pencarian terhadap MA dilakukan setelah Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjuti laporan kehilangan tersebut.

“Setelah dilakukan pencarian, anak ini akhirnya ditemukan oleh orang tuanya di Desa Labota saat sedang membeli nasi di pinggir jalan,” ujar AKP Wawan.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh kepolisian, selama beberapa hari dinyatakan hilang, MA berada di wilayah Kecamatan Bahodopi.

Polisi juga memperoleh informasi bahwa sebelum berada di Bahodopi, MA sempat dimintai bantuan oleh seorang perempuan berinisial ID untuk mengantarnya ke suatu tempat.

MA awalnya disebut menolak permintaan tersebut. Namun, ia kemudian bersedia setelah ID menaiki sepeda motor yang digunakan MA.

Keduanya kemudian tiba di salah satu rumah kos di wilayah Bahodopi. Saat itu, MA bermaksud kembali ke rumah karena waktu telah menunjukkan sekitar pukul 15.20 WITA.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, MA tidak langsung pulang dan disebut diminta menunggu dengan alasan akan diantar kembali ke rumah.

MA kemudian tidak kembali ke rumah selama beberapa hari hingga akhirnya keberadaannya diketahui pihak keluarga di Desa Labota.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Bahodopi bersama anggota Resmob Polres Morowali mendatangi lokasi dan membawa MA serta ID untuk dimintai keterangan.

Wawan menegaskan, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi selama MA tidak berada di rumah.

“Hingga saat ini masih dilakukan pengembangan oleh Kepolisian Resor Morowali. Situasi secara umum aman dan kondusif,” pungkasnya.

Polres Morowali juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.

Kepolisian meminta masyarakat menyerahkan proses pendalaman dan pengungkapan fakta kepada pihak yang berwenang. ***