PARIMO – Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur, promosi sekolah, dan peningkatan kualitas lulusan.
Hal ini mengemuka saat monitoring implementasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMKN Pariwisata Parigata dan SMA Negeri 1 Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (19/05).
Monitoring tersebut dihadiri sejumlah anggota Komisi IV DPRD Sulteng, di antaranya Hj. Zalzulmida A. Djanggola, Maryam Tamoreka, Rahmawati M. Nur, Aristan, Awaluddin, Baharuddin Sapi’i, SP, dan I Nyoman Slamet.
Mereka didampingi Anggota DPRD Parigi Moutong, Faisan.
Saat kunjungan di SMKN Pariwisata Parigata, pihak sekolah menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi, termasuk akses jalan menuju sekolah serta kebutuhan pembangunan asrama siswa karena lokasi sekolah cukup jauh dari permukiman masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Sulteng, Aristan, mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekolah sekaligus menggali strategi pengembangan pendidikan.
“Kami ingin melihat bagaimana sekolah ini bisa terus berkembang, diminati masyarakat, dan memiliki daya saing melalui peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Aristan.
Dalam diskusi, Awaluddin menilai akses jalan menuju sekolah menjadi salah satu persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian pemerintah provinsi.
“Infrastruktur jalan, sosialisasi sekolah, dan promosi harus diperkuat. Kalau aksesnya baik dan masyarakat mengetahui potensi sekolah, tentu minat siswa juga akan meningkat,” katanya.
Sementara itu, Maryam Tamoreka menekankan pentingnya promosi sekolah berbasis keberhasilan alumni. Menurutnya, pencapaian alumni yang telah bekerja dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat.
“Sekolah perlu menampilkan keberhasilan alumninya, misalnya melalui spanduk atau media promosi lainnya. Ini penting agar masyarakat tahu kualitas lulusan sekolah,” ujarnya.
Baharuddin Sapi’i juga mendorong adanya dukungan beasiswa melalui program Berani Cerdas bagi siswa di sekolah tersebut.
Ia merekomendasikan sekitar 50 siswa dapat memperoleh kesempatan bersekolah gratis guna mendukung pemerataan pendidikan.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan pihak sekolah, Hj. Zalzulmida A. Djanggola memastikan seluruh persoalan menjadi perhatian Komisi IV DPRD Sulteng.
“Terkait jalan masuk yang merupakan aset provinsi, tentu akan menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti. Sedangkan pembangunan asrama perlu disiapkan proposal dan perencanaan yang matang,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya pemanfaatan media digital dan dukungan tenaga IT dalam mempromosikan sekolah kepada masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana peningkatan kualitas alumni SMK Pariwisata,” tegasnya.
Usai melakukan peninjauan sarana dan prasarana di SMKN Pariwisata Parigata, rombongan melanjutkan monitoring ke SMA Negeri 1 Balinggi.
Di sekolah tersebut, pembahasan difokuskan pada pelaksanaan pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler, pengelolaan komite sekolah, hingga transparansi pengelolaan sumbangan sekolah.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler terus diaktifkan untuk mendukung pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa.
Selain itu, dalam pertemuan juga dibahas terkait pengelolaan sumbangan sekolah yang ditegaskan bersifat tidak wajib serta harus dikelola secara transparan oleh komite sekolah. ***

