PALU – Sebanyak 128 kafilah Kota Palu siap bertolak ke Banggai Kepulauan (Bangkep) dalam rangka mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Para kafilah yang terdiri dari 58 peserta, 20 pelatih dan 11 orang tua peserta itu siap berlaga di Bangkep setelah dilepas secara resmi oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri L Sawayah di Ruang Bantaya Lantai III Balai Kota Palu, Kamis (12/03).

Pelepasan kafilah ditandai dengan penyerahan bendera LPTQ dari Sekkot selaku Ketua LPTQ kepada Kabag Kesra Pemkot Palu, Awaludin, disaksikan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu, Ma’sum Rumi, Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya, Usman.

Pada kesempatan itu, Sekkot berpesan bahwa MTQ adalah wahana serta upaya dalam merespon gairah umat Islam dalam peningkatan kemampuan seni baca Al-Qur’an serta pemahaman terhadap kitab suci Al-Qur’an.

Sesungguhnya, kata dia, hakekat MTQ adalah jasad semata dari bentuk seni baca Al-Qur’an. Sedangkan ruhnya adalah niat yang terpatri serta kesungguhan dalam hati untuk mau melaksanakan apa yang telah diperintahkan serta menjauhi hal-hal yang dilarang dari untaian ayat suci yang dibacakan tersebut.

“Dengan harapan, output dari pelaksanaan MTQ adalah tercetaknya generasi Qur’ani yaitu generasi yang cinta pada Al-Qur’an,” ungkapnya.

Sementara Kabag Kesra, Awaludin, mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti ajang MTQ yang akan berlangsung tanggal 16 sampai 23 Maret 2020 mendatang.

“Persiapan yang telah kami lakukan adalah melaksanakan pelatihan qori’ qori’ah dalam dua tahap serta persiapan-persiapan lainnya. Insya Allah kita akan mengikuti semua cabang lomba secara lengkap,” katanya. (HAMID)