PALU – Rapat Kerja Nasional Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tengah se Sulawesi Tengah, resmi ditutup oleh gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Farida Lamarauna, di Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Palu Barat, Kamis (13/10).
Farida mengatakan, program-program yang dilaksanakan oleh BAZNAS diharapkan sejalan dengan program yang dilakukan oleh Pemprov Sulteng, khususunya program pengentasan kemiskinan.
“Sebab dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah akan menurunkan angka kemiskinan sampai ketingkat 9 persen, yang saat ini berada pada angka 12,33 persen,” terangnya.
Lanjutnya, dalam target yang akan dilakukan itu, pemrintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemrintah Kabupaten/kota tidak akan mampu tanpa ada bantuan bantuan pihak lain, yang salah satunya BAZNAS. Maka lembaga ini diharapkan dapat bergandengan dengan program-program pemerintah, sehingga tujuan tersebut dapat tercapai.
“Terkait dalam hal itu, tentunya pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan perhatian pada BAZNAS yang ada di daerah, dengan mengalokasikan bantuan dana hibah dan hal ini juga diatur dalam UU 23 tahun 2014 tentang pengelolaan zakat bahwa, pemerintah daerah diberi tanggung jawab untuk mengalokasikan dana pada BAZNAS,” terangnya.
Sementara ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, yang diwakili Direktur Penguatan dan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI Agus Siswanto menyatakan, pihaknya memberikan apresiasi pada BAZNAS Sulteng yang telah banyak melakukan berbagai program program, yang dapat meningkatkan perubahan dalam kehidupan masyarakat, khususnya angka kemiskinan.
“Tentunya dalam hal ini pula yang sudah disampaikan tidak lain merupakan tata kelola bahwa, transparansi akan menjadikan sebuah kepercayaan dimana BAZNAS sudah berbuat dalam berbagai program dalam menyentuh bagi umat,” kata Siswanto.
Lanjut dia bahwa, BAZNAS RI dalam hal ini pula juga telah membangun komunikasi pada Kementerian terkait, bahwa sanya, zakat memiliki kontribusi yang sangat besar diantranya, untuk pengentasan kemiskinan. Dan tentunya dalam hal ini juga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga memberikan suport pada BAZNAS.
Kegiatan Rakorda selama tiga hari yang di ikuti para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota itu, juga telah menghasilkan kesepahaman bersama untuk meningkatkan pengumpulan Zakat Infak dan Sedekah tahun 2023 sebesar Rp16 Miliar lebih untuk Sulawesi Tengah.
Reporter: Hady
Editor: Nanang

