PALU- Mengurangi plastik sekali pakai, momen Idul Adha penggunaan plastik cukup besar, Roemah Jurnalis menginisiasi eco kurban atau penggunaan wadah ramah lingkungan.
Adapun konsep eco kurban ini dipraktikkan pada saat penyembelihan dan penyaluran kurban oleh PT Citra Palu Minerals (CPM) kepada puluhan jurnalis yang tergabung di Roemah Jurnalis, Kamis (28/5).
Sebanyak 70 wadah ramah lingkungan bingga (wadah tradisional) dan kamboti (Wadah tradisional) terbuat dari anyaman daun silar dan daun kelapa dijadikan wadah daging kurban.
“Kurban sendiri sebagai bentuk ketaatan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” memiliki makna menyembelih sifat-sifat hewani terdapat dalam diri manusia,” kata Ketua Panitia Kurban Roemah Jurnalis Moh Arief, kepada media ini.
Salah satu jurnalis konsen terhadap lingkungan, dari Rindang.Id, Heri Susanto mengatakan, eco kurban ini menjadi inspirasi bagi semua pihak, terutama jurnalis sehari-hari memiliki peran mengedukasi masyarakat. Hal ini sekaligus bagian dari kontribusi bagi Kota Palu atas surat edaran Walikota peduli lingkungan.
“Selain itu dengan penggunaan kamboti dan bingga bisa menghidupkan ekonomi lokal dan budaya penggunaan wadah tradisional masyarakat Kaili di lembah Kota Palu,” ujarnya.
Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Citra Palu Minerals (CPM) menyalurkan total 45 ekor sapi kurban didistribusikan di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, serta sejumlah daerah lainya. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 35 ekor sapi.

