Bantu Rp1,076 Miliar, PT Vale Dukung Program Pengentasan Permukiman Kumuh di Kolaka

oleh -
FOTO: HUMAS PT VALE

KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk ikut andil dalam membiayai Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) Kawasan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Bantuan pembiayaan yang diberikan sebesar Rp1,076 miliar yang merupakan bagian dari Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

Dukungan PT Vale dilaksanakan secara formal pada acara peletakan batu pertama program tersebut, pekan lalu, di Kawasan Anaiwoi. Acara ini dihadiri Bupati Kolaka Ahmad Safei, Wakil Bupati Muh. Jayadin, Sekkab Poitu Murtopo, para pimpinan OPD, BUMN dan BUMD, tokoh adat, dan perwakilan manajemen PT Vale.

Bupati Kolaka menyampaikan apresiasinya terhadap pihak yang mendukung program ini, termasuk pemerintah pusat dan provinsi yang menjadikan penataan Kampung Anaiwoi sebagai program prioritas.

“Kolaka menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tenggara yang menerima bantuan pendanaan. Secara nasional, Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi untuk kawasan Anaiwoi adalah salah satu dari 13 kabupaten/kota se-Indonesia,” jelasnya.

Ahmad menambahkan, Pemkab Kolaka menyadari betul, kesuksesan program ini perlu komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan nasional.

Program di Anaiwoi ini, lanjut dia, di antaranya melibatkan perbaikan atau rehabilitasi rumah warga dan perbaikan jembatan.

“Kawasan Anaiwoi ini merupakan hunian atau perkampungan suku Bajo, suku yang dikenal mendiami wilayah pesisir dengan tradisi sebagai penjelajah laut dan penyelam tangguh,” pungkasnya.

Sementara itu, Senior Manager External Relations PT Vale Blok Pomalaa, Hasmir, menjelaskan, PT Vale ikut andil dalam program ini karena manfaatnya begitu besar dalam upaya peningatan taraf hidup masyarakat. Tidak saja dari sektor ekonomi dan kesehatan, tapi pelestarian budaya.

“Program ini sangat bagus dan tepat sasaran, masyarakat di permukiman Kampung Bajo dapat meningkatkan taraf hidup mereka sehingga kualitas hidupnya lebih baik,”jelasnya.

Hasmir menuturkan, Kawasan ini juga jika ditata dapat menjadi daerah tujuan wisata, apalagi lokasinya tidak jauh dari Bandara Kolaka di Kecamatan Tanggetada. */RIFAY