PALU, MAL – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan Sulawesi Tengah terbuka bagi semua bangsa untuk menjalin persahabatan dan kerja sama.
Menurut Anwar, kemajemukan masyarakat dan karakter yang bersahabat menjadi modal penting dalam membangun hubungan lintas bangsa.
“Sulawesi Tengah sangat terbuka bagi siapa pun. Masyarakat kita selalu bersahabat,” kata Anwar saat menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov di Rumah Jabatan Siranindi, Selasa malam (20/10).
Ia mengatakan, hubungan Indonesia dan Rusia yang semakin erat membuka peluang kerja sama di bidang sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).
Anwar menambahkan, Sulawesi Tengah memiliki daya tarik bagi investor asing. Iklim investasi yang terus berkembang serta dukungan pelayanan yang baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi investor untuk menanamkan modal di daerah tersebut.
Sementara itu, Sergei Gennadievich Tolchenov mengatakan, kerja sama Rusia dan Indonesia mencakup sejumlah bidang strategis, antara lain ekonomi, energi, pendidikan, pertanian, pertahanan, dan teknologi.
Ia juga menyebut volume perdagangan kedua negara terus tumbuh dari tahun ke tahun. Pemerintah Rusia, katanya, siap menawarkan berbagai peluang kerja sama yang bermanfaat bagi Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah.
“Semoga Pak Dubes pulang dengan senang hati dan rindu datang kembali ke Sulteng,” ujar Anwar. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal bagi pengembangan hubungan diplomasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Wakil Bupati Donggala, Wakil Bupati Sigi, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan KADIN, serta pengelola yayasan pendidikan tinggi Universitas Abdul Aziz Lamadjido.**
