PALU – Para alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama siap berkolaborasi untuk mempercepat pengembangan perguruan tinggi tersebut agar berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.
Langkah ini menandai babak baru hubungan antara universitas dengan para lulusannya yang kini telah tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, akademisi, hingga pengusaha nasional.
Komitmen ini mengemuka dalam talk show temu alumni yang menghadirkan para tokoh alumni perguruan tinggi tersebut, terdiri dari: Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Umar, Ketua DPRD Kabupaten Sigi Minhar Tjeho, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng Dr. H. Junaidin, S.Ag., M.A., Plt. Karo Kesra Setda Pemprov Sulteng Rustam Arifuddin, Kepala Kanwil Kemenag Sulut Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd., serta Anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Asrun P. Taurenta.
Dalam talk show temu alumni tersebut, para tokoh juga memotivasi dan membangun optimisme mahasiswa untuk bangga menjadi alumni perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan UIN Datokarama Palu.
“Kami tidak ingin hanya menjadi saksi sejarah. Kami ingin menjadi pelaku sejarah dalam percepatan pengembangan UIN Datokarama. Alumni siap membuka pintu jaringan (networking), menyediakan akses magang, hingga membantu akselerasi akreditasi demi menjadikan kampus ini pusat unggulan di Indonesia Timur,” kata Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar, yang juga alumni STAIN Datokarama Palu.
Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat akan dibentuk database alumni terintegrasi yang akan memudahkan pemetaan potensi setiap lulusan. Selain itu, program “Alumni Mengajar” akan segera dicanangkan sebagai bagian dari kurikulum praktis bagi mahasiswa aktif.***

