PARIMO, MAL — Ratusan masyarakat dari sejumlah desa di Kecamatan Ampibabo menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di halaman MDA Alkhairaat Desa Tombi, Ahad malam (4/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri dan Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid. Sebelum pelaksanaan Maulid, Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Parimo bersama Banaat Alkhairaat juga menggelar sejumlah rangkaian kegiatan.

Dalam hikmah Maulid, Habib Alwi mengatakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan manusia yang menjadi teladan bagi umat Islam. Allah SWT menghadirkan Rasulullah SAW sebagai nabi terakhir untuk menyempurnakan dan membawa kebaikan bagi umat manusia.

Ia menekankan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Habib Alwi juga mengajak masyarakat memperbanyak shalawat sebagai salah satu bentuk kecintaan, penghormatan dan takzim kepada Rasulullah SAW.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid mengatakan peringatan Maulid seharusnya tidak hanya didengarkan sesaat, tetapi menjadi momentum untuk mengambil pelajaran dari keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya, kata Abdul Sahid, adalah tanggung jawab orang tua dalam menjaga keluarga dari pengaruh lingkungan yang tidak baik.

Ia kemudian menyinggung maraknya peredaran narkotika di wilayah Parigi Moutong yang menurutnya telah memengaruhi kalangan anak muda.

“Dalam hal ini kata dia peran orang tua sangat penting tidak hanya memberikan pesan nasehat, akan tetapi masukan anak kita ke sekolah – sekolah agama agar memahami mana yang baik dan buruk,” ajaknya.

Abdul Sahid juga meminta keberadaan MDA Alkhairaat Tombi dimanfaatkan dan dijaga dengan baik. Menurutnya, pendidikan agama di MDA tidak hanya memberikan manfaat bagi anak dan keluarga, tetapi juga lingkungan sekitarnya.