PALU, MAL – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu meningkatkan performa keuangan daerah, baik dari sisi pendapatan maupun realisasi belanja.
Hal itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh OPD di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (15/9).
Rapat tersebut membahas evaluasi capaian keuangan masing-masing perangkat daerah, termasuk kemampuan mengoptimalkan pendapatan dan merealisasikan belanja sesuai target serta program yang telah ditetapkan.
Hadianto didampingi Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin dan Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo. Rapat juga dihadiri para kepala OPD, camat se-Kota Palu, serta unsur terkait lainnya.
Hadianto mengatakan performa keuangan daerah perlu menjadi perhatian karena berkaitan dengan keberlangsungan pembangunan dan dinamika perekonomian Kota Palu.
Menurutnya, dua aspek utama yang harus terus dievaluasi adalah kemampuan perangkat daerah meningkatkan pendapatan dan merealisasikan belanja sesuai target.
“Performa keuangan daerah itu dibagi dua, yaitu pendapatan dan belanja. Kita ingin OPD yang performanya masih merah dapat segera bergerak dan memperbaiki capaiannya,” ujarnya.
Ia meminta kepala OPD tidak hanya melihat capaian anggaran secara administratif, tetapi juga memahami kondisi fiskal daerah secara menyeluruh. Pemahaman tersebut diperlukan agar setiap perangkat daerah dapat menentukan langkah untuk mengejar target yang belum tercapai.
“Kesempatan ini saya mengingatkan kembali kepada kita semua bahwa kondisi-kondisi ini adalah kondisi yang harus bisa dibaca oleh kita semua, khususnya kepala-kepala OPD. Hari ini kita harus terus berpikir bagaimana mengatasi target yang sudah kita tetapkan dan bagaimana kita mampu mencapainya,” tegasnya.
Selain mengevaluasi keuangan daerah, Hadianto menyoroti struktur pertumbuhan ekonomi Kota Palu. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi daerah saat ini berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional, tetapi kondisi tersebut masih perlu dilihat dari struktur penopangnya.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Kota Palu berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Tetapi kalau dilihat dari postur yang ada, masih belanja pemerintah yang menopang. Karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Menurut Hadianto, belanja pemerintah memang berperan dalam menggerakkan perekonomian. Namun, aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor produktif dinilai perlu memberikan kontribusi yang semakin besar.
Karena itu, ia meminta seluruh OPD melihat keterkaitan antara pengelolaan anggaran, pelaksanaan program, pelayanan publik, dan dampaknya terhadap perekonomian daerah.
Hadianto berharap OPD yang memiliki capaian rendah segera melakukan evaluasi internal dan menyusun langkah untuk mempercepat pencapaian target. ***
