PALU, MAL – Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sulawesi Tengah menggelar Dialog Pelayanan dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 di salah satu kafe di Kota Palu, Sabtu (5/9).

Kegiatan yang mengusung tema “Senyum Pelanggan Senyumku Juga” tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pentingnya pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai konsumen.

Ketua YLK Sulteng, Salman Hadiyanto, menjelaskan bahwa lembaganya merupakan organisasi yang bergerak di bidang pelayanan dan perlindungan konsumen.

“YLK Sulteng adalah LSM yang bergerak di bidang pelayanan konsumen,” ujar Salman.

Ia mengatakan, landasan kerja YLK Sulteng mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Menurut Salman, sumber pendanaan YLK Sulteng berasal dari usaha sendiri serta kerja sama dengan instansi pemerintah.

“Untuk sumber dana dari YLK Sulteng yakni dari usaha sendiri dan kerja sama dengan instansi pemerintah,” katanya.

Salman juga menyebut peringatan yang berkaitan dengan kegiatan konsumen dan pelanggan secara nasional memiliki dua momentum penting, yakni Hari Konsumen Nasional dan Hari Pelanggan Nasional.

“Secara nasional terkait pelaksanaan kegiatan ini ada dua momen yakni Hari Konsumen Nasional dan Hari Pelanggan Nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Infrastruktur Sekretariat Daerah Kota Palu, Moh. Fachri, yang mewakili Wali Kota Palu, menyampaikan bahwa Hari Pelanggan Nasional tidak sekadar menjadi momentum memberikan penghargaan atau ucapan kepada pelanggan.

Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi bahan evaluasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Yang lebih penting yakni dengan momentum ini mari kita menanyakan kepada diri kita sudah sejauh mana pelayanan yang kita berikan benar-benar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” kata Fachri.

Ia menegaskan masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, dan memberikan kepastian.

“Karena masyarakat saat ini memerlukan pelayanan yang cepat, mudah dan memberi kepastian. Masyarakat tidak ingin dipersulit dan mereka tidak ingin berpindah-pindah tempat hanya untuk mendapatkan satu pelayanan,” ujarnya.

Fachri juga menyampaikan Pemerintah Kota Palu telah menyediakan sejumlah kanal informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh layanan dan menyampaikan kebutuhan maupun keluhan.

Dialog pelayanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 sekaligus wadah untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.