PALU, MAL – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Diskusi Panel HMI/Keluarga Besar Hijau Hitam yang mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Pengusaha Lokal di Bisnis Sektor Pertambangan Sulawesi Tengah”, di Palu, Senin (31/08).
Dalam kegiatan tersebut, Ambo Dalle hadir sekaligus menjadi pemantik diskusi. Kehadirannya sebagai unsur pimpinan DPRD Sulawesi Tengah dinilai penting untuk mendorong lahirnya ruang dialog antara kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan pelaku usaha daerah terkait peluang ekonomi di sektor pertambangan.
Pada kesempatan itu, Ambo Dalle yang juga menjabat Ketua Umum BPW HIPKA Sulawesi Tengah menekankan pentingnya peran pengusaha lokal dalam memanfaatkan pertumbuhan industri pertambangan yang berkembang pesat di sejumlah wilayah, khususnya Morowali dan Morowali Utara.
Ia menilai pengusaha daerah perlu mempersiapkan diri agar tidak hanya menjadi penonton di tengah geliat investasi yang masuk ke Sulawesi Tengah. Menurutnya, peluang usaha tidak hanya terbatas pada kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP), tetapi juga terbuka melalui berbagai sektor pendukung industri tambang.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pokok bahasan utama dalam forum yang mempertemukan berbagai elemen Keluarga Besar Hijau Hitam untuk membahas tantangan dan peluang dunia usaha lokal di sektor strategis tersebut.
Lebih lanjut, Ambo Dalle mengajak pengusaha daerah memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kapasitas usaha agar mampu bersaing serta terlibat langsung dalam rantai bisnis pertambangan. Gagasan ini kemudian diperjelas melalui penjelasannya mengenai peluang pengusaha lokal menjadi kontraktor dan penyedia jasa pertambangan, sebagaimana disampaikan dalam diskusi.
Ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat melahirkan langkah konkret untuk memperluas akses dan keterlibatan pengusaha lokal dalam industri pertambangan Sulawesi Tengah. ***
