MOROWALI, MAL – Pemerintah Kabupaten Morowali melakukan penyegaran kepemimpinan di tubuh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kabupaten Morowali. Bahrun resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda menggantikan Mustari.

Serah terima jabatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si., di Ruang Kerja Sekda Morowali, Kantor Bupati Morowali, Senin (31/8).

Sertijab turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Emil Monto, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setkab Morowali Anwar Saimu, serta jajaran Perumda Morowali.

Yusman Mahbub mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari proses organisasi dan telah melalui berbagai pertimbangan pimpinan daerah.

Menurutnya, pergantian tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan penilaian terhadap kinerja pejabat sebelumnya, tetapi juga menjadi bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi agar Perumda Morowali dapat berkembang lebih baik.

“Atas nama Bupati dan Wakil Bupati Morowali, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pak Mustari yang selama ini telah membantu Pemerintah Daerah dalam penataan dan pengelolaan Perumda Morowali,” ujar Yusman.

Ia menilai Mustari telah menghadapi berbagai tantangan selama memimpin Perumda, termasuk melakukan pembenahan sehingga manajemen perusahaan dapat berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana.

Kepada Bahrun, Yusman menyampaikan ucapan selamat sekaligus meminta agar amanah menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Perumda.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja perusahaan, terutama dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat terkait kebutuhan air bersih dapat berjalan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setkab Morowali, Anwar Saimu, menjelaskan bahwa penunjukan Bahrun sebagai Plt Direktur bersifat sementara sembari menunggu proses seleksi terbuka untuk jabatan Direktur Perumda definitif.

Menurut Anwar, dokumen persiapan seleksi terbuka telah disiapkan. Pelaksanaannya akan dilakukan setelah mendapat arahan dari pimpinan daerah, dalam hal ini Bupati Morowali.

“Penunjukan Plt ini merupakan bentuk penyegaran organisasi sembari menunggu proses seleksi terbuka untuk jabatan Direktur definitif,” jelas Anwar.

Ia berharap Bahrun dapat melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya sekaligus melakukan pembenahan terhadap aspek pengelolaan dan pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah daerah menargetkan proses seleksi Direktur definitif dapat menghasilkan keputusan pada Desember 2026. Dengan demikian, pelantikan pejabat definitif ditargetkan paling lambat Januari 2027.

Pergantian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola Perumda sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Morowali.**