MOROWALI, MAL – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) konsisten menggelar donor darah sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) selama tiga tahun terakhir.

Agenda terbaru yang dilaksanakan pada 19-20 Agustus 2026 di Morowali berhasil mengumpulkan lebih dari 400 kantong darah

Kegiatan Iini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Morowali yang juga Ketua PMI Kabupaten Morowali, Yopi Sabara.

Yopi Sabara berterima kasih kepada pihak IMIP melalui Departemen CSR atas komitmennya yang bertahun-tahun membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Bahodopi yang kerap mengalami keterbatasan stok.

Ia juga menggagas agar pemerintah setempat dapat mengadakan agenda serupa secara mandiri.

“Ke depan kami berharap pemerintah dapat mengadakan agenda serupa secara mandiri guna memenuhi permintaan darah, khususnya bagi wilayah Kecamatan Bahodopi. Sebab hampir tiap hari kami selalu dapat informasi masyarakat butuh darah tapi ketersediaannya terbatas,” kata Yopi Sabara.

Ke depan, kata dia, pihaknya terus mendorong kegiatan-kegiatan seperti ini pada fasilitas-fasilitas kesehatan milik Pemerintah Daerah maupun di dinas-dinas terkait.

Head of CSR Department PT IMIP, R. Tommy Hadi Prayogo, saat membuka acara pada Rabu (19/08), berharap agar langkah ini dapat meneladani perjuangan kemerdekaan.

“Kita berharap dapat meneladani langkah pejuang kemerdekaan dengan aksi donor darah ini. Sehingga IMIP juga bisa terus membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan transfusi darah,” kata R. Tommy Hadi Prayogo.

Tommy juga menyampaikan apresiasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Bahodopi, PMI Kabupaten Morowali dan Provinsi Sulawesi Tengah, serta kolaborasi Klinik IMIP yang selama ini telah berperan menyukseskan agenda CSR dalam mendorong penguatan ekosistem kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Health Program Officer CSR Department PT IMIP, Christina S., menjelaskan, target pengumpulan pada agenda kali ini adalah 480 kantong darah, dengan 500 kuota pendaftaran yang dibuka secara daring untuk memenuhi kebutuhan stok di Kabupaten Morowali dan Kecamatan Bahodopi.

Hingga hari kedua penyelenggaraan, target tersebut telah berhasil dipenuhi, bahkan lebih dari 300 kantong darah terkumpul di hari pertama.

“Kami tidak ingin menghalangi kesempatan orang untuk berbuat baik. Animo seperti ini kami sambut dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu. Jika pendonor yang sudah mendaftar ternyata berhalangan hadir maka kuotanya dapat kami berikan kepada mereka yang sudah datang secara fisik,” jelas Christina. ***