PALU, MAL – Seorang mahasiswi salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) swasta di Kota Palu, Dela Lakoni (19), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Tanjung Angin, Jumat (07/08).

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, sehingga penyebab pasti kematian mahasiwi asal Morowali Utara itu belum dapat dipastikan, meskipun polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Kasim Bohari, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Korban yang berasal dari Desa Gontara, Kabupaten Morowali Utara, diketahui terakhir kali terlihat dalam kondisi sehat pada Kamis malam, 6 Agustus 2020. Sekitar pukul 22.00 WITA, adik kandung korban, Perdinan Lakoni (15), sempat berbincang dengan Dela di dalam kamar.

Setelah itu, Perdinan keluar dari kamar dan tidur di ruang tamu kos sekitar pukul 22.30 WITA. Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WITA, Perdinan membuka pintu kamar korban untuk bersiap berangkat ke sekolah.

Saat itu, ia mendapati kakaknya terbaring terlentang di atas tempat tidur dan tidak memberikan respons meskipun telah dipanggil berulang kali. Dalam keadaan panik, Perdinan meminta bantuan Daniel (21), seorang mahasiswa yang tinggal di kos sebelah.

Keduanya kemudian kembali masuk ke kamar dan berupaya membangunkan korban. Namun, Dela diketahui telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Ricat (53), paman korban, yang kemudian datang ke lokasi dan turut menjadi saksi.

Jenazah mahasiwi ini kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk persiapan pemulangan ke kampung halamannya di Kabupaten Morowali Utara.

“Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki proses autopsi,” kata Ricat, paman korban. ***