PALU, MAL – Fakultas Perikanan (Faperik), Universitas Alkhairaat (UNISA), Palu melaksanakan kegiatan lokakarya kurikulum berbasis Outcame Based Education (OBE),  yang dilaksanakan selama dua hari, 17 sampai 18 Juni 2026 bertempat, di Aula Teluk Palu Fakulats Perikanan Universitas Alkhairaat Palu.

‎Penyelenggaraan lokakarya hari ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Perikanan Universitas Alkhairaat untuk meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan. Sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi,Sains dan Teknologi, serta tuntutan akreditasi nasional dan internasional,

‎Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Fachrudin A. Yahya, M.Si, mengatakan, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), menjadi keharusan bagi setiap program studi agar kurikulum yang dikembangkan benar-benar berorientasi pada capaian pembelajaran (learning outcomes) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

‎Melalui penerapan OBE, kata Dekan, tidak hanya fokus pada apa yang diajarkan, input dan proses, tetapi lebih pada apa yang dihasilkan oleh mahasiswa (outcomes), baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, maupun sikap professional.

‎“Dengan demikian harapan kami, lulusan Faperik menjadi SDM unggul, dan kompetitif di tingkat regional, nasional maupun global,” kata Dr. Fachrudin.

‎Dia mengatakan, lokakarya  ini menjadi sangat penting sebagai wadah penyelarasan kurikulum antara visi-misi fakultas, kebutuhan stakeholder, dan tuntutan perkembangan zaman.

‎“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran beberapa narasumber baik itu dari Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala. Ir. Ali Assagaf, S.Pi., M.H, Akademisi Universitas Tadulako, Dr. Ir H. Samliok Ndobe, M,Si IPM. Asean Eng, dari Bank Indonesia, Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Perwakilan Sulawesi Tengah, Christoporus Ronal dan Praktisi, Pengusaha, H. Karman Karim, SH., MH untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan strategis dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE ini,” ujarnya.

‎Mantan Wakil Rektor 1 Universitas Alkhairaat ini menambahkan, dosen dan tim pengembang kurikulum dapat Memahami prinsip dan implementasi OBE secara komprehensif, Menyusun kurikulum yang berbasis CPL, CPMK, RPS, serta asesmen berbasis outcomes, serta mengintegrasikan nilai-nilai Pengetahuan dan ketrampilan dan daya saing global sesuai dengan visi Fakultas Perikanan, Menjadi Fakultas Perikanan yang Unggul dan  Kompetitif dalam Menghasilkan Sumberdaya Manusia  serta IPTEK Perikanan dan Kelautan  yang berkelanjutan di  Tahun 2035.

‎Dekan berharap, kegiatan lokakarya kurikulum berbasis Outcome Based Education ini menjadi momentum penting untuk melakukan transformasi kurikulum, demi mewujudkan pendidikan tinggi perikanan dan kelautan yang unggul, relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.