Washotia dan PIB Diharap Istiqamah dalam Kegiatan Sosial dan Agama

oleh -
Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, membawakan sambutan pada Milad ke-4 Washotia dan Milad ke-12 PIB, di Palu, Ahad (04/02) malam. (FOTO: IST)

PALU – Wanita Sholawat Indonesia (Washotia) dan Persaudaraan Indonesia Berzikir (PIB), diharap dapat terus diberikan kekuatan dan kemampuan agar tetap istiqamah dalam melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan maupun kegiatan keagamaan yang dapat meningkatan keimanan dan ketakwaan umat Islam.

“Kita tetap bersama, kita tetap bersinergi, kita tetap berkolaborasi. Alhamdulillh setiap pelaksanaan kegiatan Washotia dan PIB dihadiri oleh banyak kaum muslimin yang ada di Sulawesi Tengah,” kata Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr Nilam Sari Lawira (NSL), saat menghadiri Milad ke-4 Washotia dan Milad ke-12 PIB, di Palu, Ahad (04/02) malam.

Ia pun mendorong agar Sulteng menjadi daerah serambi haramain, berdasarkan diktum-diktum yang sudah disampaikan Prof. Dr. Haliadi Syadi selaku ahli sejarah.

Menurutnya, adalah suatu karunia yang luar biasa jika ini bisa dilegalkan dengan beberapa bukti yang sudah disampaikan. Arrtinya, kata dia, Sulteng akan lebih istimewa lagi karena menjadi serambi haramain Mekkah dan Madinah.

“Kalau selama ini yang kita kenal itu adalah Aceh sebagai Serambi Mekkah, tapi Sulteng bisa menjadi serambi haramain berdasarkan diktum-diktum yang sudah disampaikan oleh ahli sejarah. Maka Insyaallah ada berkah dan kebaikan bagi Sulteng. Amin,” harap Ketua DPW Partai NasDem Sulteng itu.

Kata dia, hal ini menadakan bahwa masyarakat Sulteng adalah masyarakat religius dan mudah diajak untuk mendapatkan pencerahan dan mudah diajak berbuat kebaikan.

“Kemanusiaan di atas segalanya, sehingga kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tidak boleh membeda-bedakan suku, ras, budaya maupun agama,” pungkasnya. RIFAY