Warga Layana Minta Program Tanggap Bencana Dilanjutkan

oleh
Peserta pelatihan PKW di Kelurahan Layana berfoto bersama perwakilan BP PAUD dan Dikmas Sulteng, Dikbud Kota Palu dan pengurus DPD Forum PLKP Sulteng.(MAL/SYAMSUDDIN)

PALU-Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Daerah Tanggap Darurat dan Pasca Bencana yang dilaksanakan di Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu mendapat respon positif dari peserta. Kegiatan selama dua pekan yang fokus pada keterampilan tata boga tersebut dinilai sangat bermanfaat sehingga mereka berharap kegiatan serupa bisa berlanjut.

Diana, peserta pelatihan program PKW menuturkan kalau program tersebut sangat bermanfaat baginya apalagi di tengah kondisi ekonomi sulit pasca bencana. Diakui sebelum mengikuti pelatihan, ia dan puluhan ibu-ibu lainnya tidak tahu bagaimana membikin penganan termasuk kue pia. ‘’Nah setelah mengikuti pelatihan, kami akhirnya tahu. Ini modal kami untuk membuat usaha agar bisa menambah penghasilan kami yang memang susah setelah dilanda gempa. Apalagi kami diberikan peralatan. Ini sungguh bermanfaat. Kami berharap akan ada pelatihan lanjutan,’’ujarnya diamini rekannya, Fatma.

Kepala Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Sulawesi Tengah melalui Kepala Seksi Pengembangan Program dan SDM, H Agus mengapreasi kinerja penyelenggara kegiatan yakni DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Sulawesi Tengah yang telah sukses melaksanakan program PKW yang merupakan bantuan dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemendibud. Hasil positif yang didapatkan peserta, kata Agus, tentunya menjadi harapan pemerintah agar warga khususnya yang terdampak bencana bisa bangkit dan berwirausaha. ‘’Apalagi telah memiliki ilmu dan ditambah dengan bantuan peralatan. Jadi apalagi. Saya kira ini tinggal ibuibu kembangkan keterampilan ini menjadi sumber pendapatan,’’tandasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu yang diwakili Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembinaan  Paud Dikmas, Taufik Lamuhido meminta kepada peserta untuk mengembangkan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan. Menurut Taufik, ilmu tersebut merupakan modal berharga bagi peserta dalam berwirausaha. ‘’Jadi jangan hanya selesai disini tapi ibu-ibu harus kembangkan keterampilan ini menjadi sumber pendapatan. Saya yakin ini menjadi modal berharga dalam berusaha,’’harapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Forum Pengelola LKP Sulawesi Tengah Amrin Lamatolo menyampaikan program PKW Daerah Tanggap Darurat dan Pasca Bencana yang merupakan bantuan dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemendikbud dilaksanakan di tiga tempat yakni Kota Palu, Sigi dan Donggala. Dari hasil kegiatan di tiga tempat tersebut, Amrin mengaku salut karena pelatihan yang melibatkan ratusan peserta ini telah membuahkan hasil. ‘’Saya sudah liat hasilnya dan ternyata lumayan bagus. Tinggal bagaimana usaha ini dikelola dengan baik dan dipasarkan. Kami akan bantu dari sisi pemasarannya,’’pungkas Amrin yang didampingi sekretarisnya, Syamsuddin dan pengurus DPD FPLKP Sulteng, Ferry Novrianto ini.

Seusai penutupan program PKW, 50 peserta mendapatkan bantuan rintisan usaha yang antara lain berupa oven, tabung gas,regulator,kompos gas dan peralatan membuat kue jenis pia.(sam)

 

Tentang Penulis: Fauzi Lamboka

Gambar Gravatar
Belajar Menulis dan Menulis untuk Belajar