PALU – Wali Kota Palu, Hidayat menjadi narasumber pada acara dialog interaktif bersama mahasiswa KKLP XXIX STIA Panca Marga Palu, di kampus STIA Panca Marga, belum lama ini
Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga Palu Dr. Timuddin Dg. Mangera Bouwo, Dosen STIA Panca Marga Palu Yunan Lampasio dan Ketua Panitia Dr Dewi Cahyawati.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Palu, Hidayat menyampaikan bahwa sesuai visi misinya, Palu akan diarahkan menjadi kota tujuan atau destinasi.
Menurutnya, dalam pengembangan ekonomi di Kota Palu, tidak ada jalan lain selain di bidang jasa, sebab Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah itu tidak memiliki sumber daya alam yang memadai.
Oleh karenanya, sektor jasa diupayakan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui sektor pariwisata yang saat ini sedang gencar dipromosikan, seperti objek ekowisata berbasis lingkungan di bukit Dusun Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi.
Objek wisata tersebut telah dilengkapi sejumlah sarana dan prasarana, salah satunya landasan pacu olahraga paralayang.
“Tentunya sektor jasa menjadi alternatif dan cukup menopang pertumbuhan ekonomi Palu. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan pengembangan sektor itu pascabencana,” ungkap Hidayat.
Selain itu, katanya, ada pula objek hutan kota yang berlokasi di tengah kota yang juga menjadi destinasi baru.
Lebih lanjut ia mengatakan, mahasiswa KKLP XXIX tahun akademik 2019-2020 dan civitas akademika STIA Panca Marga Palu adalah kaum intelektual yang harus bisa menjalankan peranannya sebagai agent of change.
“Seorang mahasiswa harus lebih kritis agar dapat merealisasikan setiap problematika yang ada di masyarakat dengan teori-teori yang sudah dipelajarinya di kampus,” ujarnya.
Reporter : Hamid
Editor : Rifay