PARIMO — Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Parigi Moutong (Parimo), Kompol Henry Burhanuddin, turun langsung mengecek kesiapan operasional Call Center 110 Polres Parimo Rabu (28/1/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan darurat kepolisian siap melayani masyarakat selama 24 jam secara cepat dan responsif.
Pengecekan berlangsung di ruang pelayanan Call Center 110 dengan menguji langsung sistem layanan, kesiapan personel operator, kestabilan jaringan, serta alur penanganan laporan masyarakat yang masuk melalui saluran darurat tersebut.
“Call Center 110 adalah pintu pertama masyarakat saat berada dalam situasi darurat. Karena itu, layanan ini harus benar-benar siap dan tidak boleh lambat merespons,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan layanan 110 bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Setiap laporan yang masuk harus segera ditindaklanjuti agar tidak berdampak pada keselamatan dan rasa aman warga.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme operator sebagai representasi Polri. Respons cepat, komunikasi yang baik, serta ketepatan dalam meneruskan laporan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan publik.
“Masyarakat menilai Polri dari respon yang mereka terima melalui 110. Maka operator harus sigap, tepat, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh laporan yang masuk melalui Call Center 110 akan segera dikoordinasikan dengan fungsi terkait, baik Samapta, Reserse, maupun Satuan Lalu Lintas, agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secepat mungkin.
Ia menegaskan, pengecekan ini merupakan bagian dari pengawasan berkelanjutan dan akan dilakukan secara rutin untuk menjamin layanan darurat 110 selalu siap digunakan kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan.
“Kami ingin masyarakat yakin, ketika menghubungi 110, Polri hadir dan memberikan tindakan nyata,” tandasnya.
Langkah tersebut mencerminkan komitmen Polres Parigi Moutong dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kehadiran kepolisian yang profesional dan responsif di tengah masyarakat. **

