,

Unisa Lanjutkan Perjanjian Beasiswa dengan Pemkab Pasangkayu

oleh -
Hamdan Rampadio

PALU – Universitas Alkhairaat (Unisa) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), telah mendatangani surat perjanjian beasiswa, tahun akademik 2018/2019.

Penandatanganan perjanjian itu merupakan tindaklanjut dari kerja sama pada tahun sebelumnya di bidang pendidikan.

Rektor Unisa, Dr. H. Hamdan Rampadio, Rabu (07/03), mengatakan, pelajar yang akan diberikan beasiswa untuk mendaftar di Fakultas Kedokteran Unisa adalah sebanyak dua orang. Mereka akan dibiayai oleh Pemkab Pasangkayu hingga selesai dengan jumlah sekitar Rp600 juta per orang.

Di Fakultas Kedokteran Unisa sendiri terdapat dua Program Studi (Prodi), yakni kedokteran dan prodi profesi dokter.

“Fakultas Kedokteran kami belum lama ini telah meraih akreditas B dari LAMPTKES, dan saat ini pula ada penambahan prodi lagi yakni Bio Medical Scence,” sebut Rektor.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini Unisa tengah melakukan pembenahan besar-besaran, berdasarkan peluang untuk pengembangan dunia pendidikan di Sulteng. Selain pembukaan prodi Bio Medical Scence tersebut, Unisa juga sedang mengajukan pembukaan prodi baru di Fakultas Perikanan, Fakultas Ekonomi dan Sastra.

Pihaknya juga telah membentuk panitia penerimaan mahasiswa baru dan panitia program pasca sarjana Pendidikan Agama Islam dan Manajemen.

Sementara Ketua Panitia Program Pasca Sarjana, Dr. Ahsan Mardjudo, menyebutkan, usulan  dua prodi, yakni Pendidikan Agama Islam dan Manajemen sementara berproses. Untuk program pasca manajemen tinggal menunggu surat rekomendasi dari Kopertis yang akan disampaikan kepada Menristek.

“Kalau untuk program pasca Pendidikan Agama Islam saat ini masih dalam tahap penggodokan proposal,” tambahnya.

Wakil Rektor I itu menambahkan, untuk dua program pasca sarjana yang akan dibuka tersebut berbeda pengajuan proposalnya. Untuk program pasca sarjana manajemen dibawah naungan Menristekdikti, dan program pasca Pendidikan Agama Islam berada dibawah naungan Kementerian Agama.

“Rencananya pasca sarjana ini akan dimulai tahun 2018 ini,” tutupnya. (YUSUF)