PALU, MAL – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, mengirim sembilan mahasiswa untuk mengikuti babak final Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 3–7 November 2026.
Kesembilan mahasiswa tersebut akan bersaing dengan finalis dari berbagai PTKIN di Indonesia setelah melewati tahapan seleksi. Mereka didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Faisal Attamimi, bersama sejumlah ofisial.
OASE III PTKIN 2026 mengusung tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”. Ajang yang berlangsung pada 3–7 November itu diikuti 497 finalis dari 54 PTKIN yang berkompetisi dalam 18 cabang lomba bidang agama, sains, dan riset.
Wakil Rektor III UIN Datokarama, Faisal Attamimi, mengatakan keikutsertaan sembilan mahasiswa tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat nasional.
“Kami mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi kompetisi ini dengan kemampuan akademik, penguasaan materi, mental bertanding, serta kepercayaan diri. Kami ingin mahasiswa UIN Datokarama mampu menunjukkan kualitasnya dan bersaing secara sehat dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Indonesia,” ujar Faisal.
Menurutnya, pengalaman mengikuti OASE juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan persoalan, serta menghasilkan gagasan dan karya ilmiah yang bermanfaat.
Sebelumnya, Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman S. Thahir, melepas kontingen tersebut pada Jumat (30/10). Ia menyebut OASE bukan semata-mata ajang mengejar medali, tetapi juga kesempatan mengukur penguasaan ilmu pengetahuan dan hasil pembinaan mahasiswa di lingkungan kampus.
“OASE bukan hanya tentang memperoleh medali atau memenangkan kompetisi. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mampu membuktikan penguasaan ilmu pengetahuan, menghasilkan gagasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, serta mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Lukman.
Ia berharap hasil kompetisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi universitas untuk memperkuat pembinaan prestasi mahasiswa secara berkelanjutan.
Keikutsertaan dalam OASE III PTKIN 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian kompetisi, tetapi juga mendorong penguatan budaya riset dan inovasi di UIN Datokarama.***
