Palu – UIN Datokarama menghadirkan tiga rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk berbagi strategi percepatan pengembangan kampus.
Tiga rektor yang hadir yakni Prof. Ridwan (Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri), Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag (Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris), serta Prof. Dr. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag (Rektor UIN Raden Mas Said). Ketiganya menjadi pembicara dalam dialog bertajuk Inspiring Leader yang digelar dalam rangka dies natalis UIN Datokarama, di Auditorium Kampus 1000 Mimpi, Senin, 4 April 2026.
Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman Thahir, menyampaikan bahwa para rektor yang dihadirkan merupakan tokoh intelektual Muslim sekaligus pemimpin kampus yang dinilai sukses dalam mengembangkan perguruan tinggi.
Ia berharap, kehadiran para narasumber dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika dalam mendorong percepatan pengembangan kelembagaan menuju perguruan tinggi unggul di tingkat Asia Tenggara.
“Kami ingin saling berbagi pengalaman dan belajar dalam mengelola PTKIN agar lebih berdaya saing serta memberi dampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Prof. Ridwan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi, baik di internal maupun eksternal kampus, sebagai kunci percepatan peningkatan mutu akademik dan daya saing global.
“Sinergi antar-PTKIN bisa menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan pendidikan Islam di Indonesia hingga Asia Tenggara,” katanya.
Sementara itu, Prof. Zurqoni menyoroti pentingnya ketajaman kepemimpinan dalam membaca situasi, terutama di tengah era disrupsi.
“Seorang pemimpin tidak cukup hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu mendiagnosis persoalan dengan tepat agar organisasi tetap adaptif,” tegasnya.
Adapun Prof. Toto Suharto turut membagikan berbagai strategi percepatan pengembangan kelembagaan, termasuk penguatan tata kelola dan inovasi akademik.
Sivitas akademika UIN Datokarama menilai, berbagai strategi yang disampaikan para rektor tersebut relevan dan layak diadopsi untuk mempercepat kemajuan institusi.***

