Siswa MAN 1 Palu Torehkan Sejumlah Prestasi

oleh -
Ilustasi siswa MAN 1 Palu. (Foto: DOK MAN 1 PALU)

PALU – Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palu, kembali menorehkan sejumlah prestasi, baik tingkat nasional maupun regional.

Sederet prestasi tersebut diantaranya,  diraih melalui Pekan Olah Raga Pelajar Nasional(PONAS) XXIV di Jawa Tengah, dari  cabang olah raga beladiri Yudo kelas 80 kg, diraih oleh Arya Prasetya juara kedua yang mewakili Sulteng.

Selajutnya kegiatan Muslimah Expo yang digelar di Universitas Tadulako, siswa Magfirah Alamri dengan karya mendaur ulang sampah botol air mineral berhasil menyabet peringkat pertama.

“Juara I MTQ cabang Tilawah tingkat. Kecamatan Dampelas kabupaten Donggala atas nama Lilis Suryani dan piagam penghargaan juga diberikan Polresta Kota Palu dalam kegiatan Safety Riding Education itu bagaiman tatacara berlalu lintas di jalan,” sebut Kepala MAN 1 Palu Taufiq, Senin (25/9) siang di ruang kerjanya.

Taufiq juga menjelaskan, semua kegiatan esktrakulikeler terus dikembangkan di lingkungan madrasah, untuk menunjang prestasi para siswa, termasuk juga prestasi akademik. Sehingga, tidak sedikit dari pihak di luar sekolah, melirik siswanya untuk mengikuti berbagai macam lomba.

“Semua kegiatan ini kan dikemas di sekolah, jadi ekstrakulikuler olahraga dikembangkan, kemudian organisasi termasuk juga akademik itu semua kita kembangkan, termasuk Yudo, olahraga di sini basket, futsal, taekwondo juga kita kembangkan sehingga dilirik diluar mewakili Sulteng,” ungkap Taufik.

Kepala madrasah yang baru delapan bulan bekerja ini menambahkan, di bidang keagamaan, pihaknya juga mengajarkan para siswa seni baca tulis al quran. Seperti halnya, iven MTQ, tidak sedikit siswa MAN 1 Palu, mewakili sejumlah daerah di Sulteng. Ketika ditanya, proses pembinaannya, ia menjelaskan, metodenya ialah menjaring para siswa yang menonjol di bidang apa saja sehingga pembinaan terus dilakukan.

“Jadi ada yang di bidang tilawah, tahfiz, tartil bahkan ada tidak bisa mengaji itu dari SMP, kita melakukan pembinaan setiap

rabu sore. Jadi pembinaan baca tulis al qur’an kita lakukan. Kalau tilawah ini kita datangkan dari luar, pola pembinaanya. Jadi ini murni sekolah, kita punya bank sampah, ada program daur ulang, program penghijauan macam-macam di sini,” jelasnya. (NANANG IP)