PALU – Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Datokarama Palu, Fadli Hadi Badjeber, berhasil menyelesaikan studi Strata Satu melalui jalur publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi Sinta 3, yakni Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR).
Keberhasilan tersebut dipresentasikan dalam ujian yang berlangsung di Gedung FEBI UIN Datokarama Palu, Rabu (3/6/2026). Artikel ilmiah yang menjadi dasar penyelesaian studinya berjudul “The Influence of Financial Literacy, Financial Inclusion, and Social Environment on the Decision to Use QRIS by MSMEs in Palu City.”
Penelitian tersebut mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palu dalam menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inklusi keuangan dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS, dengan lingkungan sosial menjadi faktor paling dominan dalam mendorong adopsi sistem pembayaran digital tersebut.
Capaian ini menjadi prestasi akademik yang membanggakan bagi Program Studi Ekonomi Syariah. Selain menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian yang berbasis data, publikasi tersebut juga dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung digitalisasi pembayaran, penguatan UMKM, dan pengembangan ekonomi syariah di Kota Palu.
Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah, Dewi Salmita, mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menembus jurnal terakreditasi Sinta 3 menjadi bukti meningkatnya kualitas budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan program studi.
“Kami sangat mengapresiasi capaian Fadli Hadi Badjeber yang berhasil menyelesaikan studi melalui jalur publikasi artikel pada jurnal Sinta 3. Ini merupakan prestasi akademik yang patut dibanggakan karena menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian yang kontekstual, berbasis data, dan memiliki kontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah serta UMKM di daerah,” ujarnya.
Dewi menambahkan, Program Studi Ekonomi Syariah terus mendorong mahasiswa untuk menjadikan penelitian sebagai ruang kontribusi ilmiah, bukan sekadar memenuhi syarat kelulusan. Menurutnya, kajian mengenai QRIS dan UMKM sangat relevan dengan perkembangan transformasi ekonomi digital saat ini, terutama dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan daya saing pelaku usaha kecil.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI UIN Datokarama Palu, Syaakir Sofyan, menilai keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui publikasi ilmiah.
“Publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa memiliki kapasitas akademik yang baik. Capaian ini tidak hanya membanggakan mahasiswa secara pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat mutu lulusan, budaya akademik, dan reputasi kelembagaan,” kata Syaakir.
Menurutnya, FEBI UIN Datokarama Palu akan terus mendukung mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga manfaat praktis bagi masyarakat. Penelitian mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi umat, penguatan UMKM, serta transformasi digital yang berlandaskan nilai-nilai ekonomi Islam.
Keberhasilan Fadli Hadi Badjeber diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk meningkatkan kualitas penelitian dan berani mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal bereputasi. Melalui penguatan tradisi akademik, budaya literasi ilmiah, dan publikasi mahasiswa, Program Studi Ekonomi Syariah FEBI UIN Datokarama Palu berupaya mencetak lulusan yang adaptif, kompetitif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.**

