SIGI – Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PW Muhammadiyah Sulteng atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulteng, bergerak cepat mendirikan dua pos pelayanan (posyan) untuk melayani berbagai kebutuhan penyintas. Hal ini sebagai bentuk respon atas bencana banjir bandang yang melanda Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.

Ketua MDMC Sulteng, Moh. Misbahuddin, di Palu, Rabu (01/05) mengatakan, Posyan tersebut masing-masing Posyan Utama di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) YPI yang terletak di Dusun II Desa Bangga, serta Posyan Satelit di kediaman Ibu Samsiar di Desa Walatana (berbatasan langsung dengan Desa Bangga).

Menurut Misba, sapaan akrabnya, sejak Selasa 30 April 2019, MDMC Sulteng telah mengerahkan puluhan relawan untuk ditempatkan di kedua Posyan tersebut. Para relawan bertugas membantu pemenuhan kebutuhan para penyintas, seperti distribusi logistik, penyediaan sarana air bersih dan sarana umum lainnya.

Banjir yang melanda Desa Bangga mengakibatkan lebih dari 600 rumah warga tertimbun lumpur setinggi hingga kurang lebih 3 meter.

Dusun II Desa Bangga menjadi yang paling parah, dengan sekitar 252 KK atau 870 jiwa yang terdampak. Para warga saat ini mengungsi ke tempat yang dianggap aman, baik di sekitar Desa Bangga hingga ke beberapa desa lainnya seperti Walatana dan Bulubete. (YAMIN)