PARIMO, MAL – Sebanyak 740 satuan pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menerima bantuan Papan Interaktif Digital (PID) pada 2025.
Pemerintah daerah kini mengevaluasi pemanfaatan perangkat tersebut sekaligus menyiapkan solusi atas kendala keamanan dan akses internet di sekolah.
Bupati Parimo, H. Erwin Burase, turun langsung meninjau penggunaan PID di SMP Satap 2 Mepanga, Desa Maranti, Kecamatan Mepanga, untuk memastikan bantuan teknologi itu benar-benar mendukung proses belajar mengajar.
Berdasarkan data alokasi bantuan 2025, sebanyak 740 satuan pendidikan penerima PID terdiri atas 425 Sekolah Dasar (SD), 115 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 200 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
“Peninjauan ini kita lakukan untuk mengecek secara langsung sejauh mana PID benar-benar dimanfaatkan pihak sekolah dalam mendukung kegiatan pembelajaran,” ungkapnya, Selasa (13/10).
Dari hasil peninjauan, penggunaan perangkat digital tersebut mendapat respons positif dari guru dan siswa. Pembelajaran berbasis visual dan interaktif dinilai membantu siswa memahami materi yang disampaikan di kelas.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat senang. Mereka mengaku lebih cepat memahami dan menangkap pelajaran. Teknologi ini jelas membantu efektivitas mengajar para guru,” ujarnya.
Namun, evaluasi lapangan juga menemukan sejumlah persoalan yang perlu ditangani, terutama menyangkut keamanan aset sekolah dan keterbatasan jaringan internet.
Untuk mengantisipasi risiko kehilangan perangkat dan inventaris bernilai tinggi, Erwin meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo memprioritaskan penyediaan tenaga penjaga sekolah.
“Ini menjadi pekerjaan rumah Dinas Pendidikan untuk menyiapkan minimal satu orang tenaga penjaga di tiap sekolah, mengingat banyaknya aset dan inventaris bernilai tinggi yang harus dijaga,” tegasnya.
Selain keamanan, keterbatasan sinyal Wi-Fi juga menjadi kendala dalam penggunaan PID. Sejumlah guru bahkan harus mengandalkan hotspot pribadi agar pembelajaran digital tetap berjalan.
Pemerintah Kabupaten Parimo berkomitmen mencari solusi, khususnya bagi sekolah di wilayah terpencil, melalui penyediaan fasilitas internet berbasis satelit.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Parimo didampingi Plt. Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, Kepala Bidang Manajemen SD Ibrahim, serta Kepala Bidang SMP Sarwana.
Program PID merupakan bagian dari percepatan digitalisasi pendidikan yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi penambahan fasilitas sekolah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap mutu pembelajaran.
Ia berharap, pemanfaatan teknologi pendidikan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus memperluas pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah pelosok Parimo.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasiunggul, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. *
