PWNU Sulteng Dukung KH. Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketum PBNU

oleh -463 Kali Dilihat

PALU- Pengurus wilayah (PW) dan pengurus cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) se- Sulteng, menyatakan sikap berkomitmen dan mendukung, KH.Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menjadi ketua umum Pengurus Besar (PB) NU dalam Muktamar digelar 23- 25 Desember mendatang di Lampung.

“Pernyataan sikap NU se- Sulteng ini dihadiri ketua-ketua PC. NU dan disaksikan langsung oleh salahsatu tim sukses Gus Yahya, yaitu Nuruz zaman,” kata Ketua Tanfidziyah PWNU Sulteng, Dr Lukman S. Tahir, usai rapat koordinasi disalahsatu Hotel , di Kota Palu, Senin, (04/10).

Ia mengatakan, salahsatu pertimbangan dipilihnya Gus Yahya, sebab dianggap figur muda, futuris dan paling pas dan tepat untuk memimpin PBNU dalam menyikapi arah perubahan peradaban dunia.

Mantan sekretaris jenderal pengurus besar Alkhairaat ini menyatakan, bahwa setidaknya ada empat jenis perubahan dalam peradaban manusia saat ini. Perubahan peradaban berkenaan dengan tata politik dunia.

Oleh, Peter Berger kata dia, mengalami anomy, yang mana masyarakat dunia dirundung kecemasan, tenggelam dalam dunia tanpa makna atau kacau.

Kedua, kata dia, perubahan dalam demografi. Pada masa lalu penduduk di satu wilayah biasanya seragam, sekarang menjadi beragam.

Ketiga, perubahan dalam standar norma. Ia mengatakan, praktek yang dianggap baik pada masa lalu, bisa menjadi tidak baik pada masa sekarang, misalnya perbudakan.

Selanjutnya, keempat, perubahan, karena globalisasi. Mencermati pergeseran peradaban ini, NU sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari persoalan-persoalan global. Saat ini tentunya mampu menawarkan konsep-konsep alternatif, peradaban humanistik, yang tidak hanya dibutuhkan di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.

“Dalam konteks kebutuhan Nasional dan kepentingan global ini lah, KH.Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya figur yang pas,” tegasnya.

Dalam rapat koordinasi itu juga membicarakan sejumlah agenda PWNU Sulteng diantaranya, pelantikan PWNU, yang dirangkaikan dengan rapat kerja dan kegiatan Madrasah Kader Nahdatul Ulama (MKNU). (IKRAM)