Puluhan Mahasiswa FKIP Unisa Praktek Mengajar Hingga ke Pelosok

oleh -0 Kali Dilihat
Dekan FKIP Unisa melepas mahasiswa PPL yang akan disebar di berbagai daerah. (FOTO: MAL/IWAN)

PALU – Puluhan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP), Universitas Alkhairaat (Unisa), resmi dilepas untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan(PPL), di sejumlah sekolah di kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Dekan FKIP Unisa, Idrus Aljufri berpesan kepada mahasiswa PPL agar senantiasa menjaga nama baik almamater Unisa.

“Saat Anda diterjunkan di lapangan, di sekitar Anda ada orang lain. Tugas Anda tidak hanya sekedar mengajar, melainkan menjalankan fungsi sosial dengan norma serta akhlak terpuji,” kata dekan saat melepas mahasiswa PPL akhir pekan kemarin.

Dia berharap, mahasiswa PPL dapat menerapkan teori yang diperoleh selama enam semester di kampus.”Saya tidak mau dengar, ada mahasiswa FKIP yang tidak bisa mengajar. Itu sebabnya kalian dibekali selama sehari agar mental kalian teruji, karena dengan mental yang baik akan melahirkan komunikasi yang baik dengan siapa saja, termasuk kepala sekolah, dewan guru, guru pamong, murid-murid hingga masyarakat sekitar,” jelasnya.

Menurut Idrus, belajar itu tidak mengenal waktu, jangan merasa pintar, banyak bertanya pada guru-guru untuk menambah pengetahuan.

Berdasarkan pengalaman kata Idrus, dirinya juga sering mendapat keluhan dari sekolah tempat mahasiswa PPL dengan beragam alasan. Namun tidak sedikit juga sekolah yang melontarkan pujian atas prestasi mahasiswa PPL FKIP Unisa.

Ketua Unit PPL Rafiq Badjeber mengatakan tahun ini, 74 orang Mahasiswa yang turun praktek mengajar di sejumlah sekolah SMP dan SMA sederajat, tersebar di Kota Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong dan Toli-Toli. Mereka akan melaksanakan tugas selama dua bulan.

“Kami prioritaskan sekolah-sekolah Alkhairaat. Contohnya di Sigi di MTS Alkhairaat Kalukubula, MTS Alkhairaat Biromaru. Kami juga memohon maaf belum bisa memenuhi permintaan sejumlah sekolah.

“Mohon doanya mahasiswa kami terus bertambah setiap tahunnya, saat ini kami masih membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk dua program studi yakni Prodi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa Indonesia,” tutup Rafiq. (IWAN LAKI)