PALU- Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan puluhan santunan dan bingkisan kepada panti asuhan Nurul Falaq Kota Palu, di Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta,Kota Palu, Rabu petang.
Pemberian santunan dan bingkisan diserahkan langsung oleh Kepala Kepolisian daerah (Kapolda) Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi, terhadap perwakilan panti asuhan Nurul Falaq Kota Palu.
Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi mengatakan, mereka anak yatim piatu pun perlu mendapatkan kehidupan ataupun perhatian cukup dari semua, agar mereka bisa melaksanakan atau menjalankan kehidupan tersebut dengan layak.
“Kalau kita tidak bisa membantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau kita tidak bisa membantu beberapa orang, bantulah satu orang. Kalau kita tidak bisa membantu satu orang, minimal jangan menyusahkan dan menyulitkan orang,” kata Endi mengutip kata-kata Presiden Prabowo Subianto, saat buka puasa bersama Kapolda Sulteng dan insan pers.
Ia mengatakan, itu adalah hal sangat positif untuk memotivasi, dan mewujudkan empati kepada manusia.
Usai penyerahan dan bingkisan dilanjut tausiyah dibawakan oleh Prof Khairil.
Dalam tausiyahnya, Prof Khairil menekankan tentang orang-orang mendustakan agama, ialah mereka menghardik anak-anak yatim piatu.
Ia berpesan, amalan utama yang sebaiknya dilaksanakan, selagi bulan suci Ramadan, diantaranya perbanyak salat. Sebab pintu segala pintu amal itu adalah salat.
“Maka perbaiki salat ini. Tingkatkan salat ini,” katanya.
Selanjutnya, perbanyak membaca Al-Qur’an. “Bagi yang belum lancar, bacalah yang lancar. Yang terakhir adalah sedekah dan infak.Infak itu Sifatnya material, sedekah itu bisa material, bisa non material. Material uang, beras dan seterusnya. Non material senyum. Perbanyak senyum. Ketemu dengan orang senyum,” imbuhnya.
Pimpinan Panti Asuhan Nurul Falaq Ustad Samri sangat mengapresiasi langkah Polda Sulteng dengan memberikan bingkisan dan santunan.
” ini hal sangat baik,” katanya.
Ia juga menganggumi sosok Kapolda Sulteng yang peduli dan terlihat kesahalihannya.

