PALU – Ketua Umum DPP PKB ,H.A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) harus bertransformasi menjadi kekuatan politik yang menjadi solusi bagi bangsa, bukan sekadar partai biasa-biasa saja.

Pesan ini disampaikan melalui amanat yang dibacakan, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziyah, dalam acara pengukuhan pengurus DPW PKB  Sulawesi Tengah (Sulteng),  di Palu, Selasa (31/3).

Gus Muhaimin menyatakan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari gejolak ekonomi global, konflik, hingga perubahan iklim. Meskipun Indonesia relatif stabil, rakyat menginginkan kehidupan yang lebih pasti, adil, dan bermartabat.

“Dalam situasi seperti ini, politik tidak boleh biasa-biasa saja. Partai politik harus hadir sebagai solusi. PKB adalah solusi bangsa,” ujarnya dalam amanat yang dibacakan.

Ia menekankan bahwa PKB tidak boleh hanya menjadi peserta pemilu, melainkan harus menjadi kekuatan politik yang memimpin, menentukan arah, menggerakkan perubahan, dan memikul tanggung jawab kebangsaan.

Menurutnya, perubahan orientasi ini perlu dilakukan dengan mengangkat standar dari sekadar politisi menjadi pemimpin, bahkan negarawan yang fokus pada masa depan bangsa.

“Politisi fokus pada kontestasi. Pemimpin fokus pada tanggung jawab. Negarawan fokus pada masa depan bangsa, bahkan ketika itu tidak selalu menguntungkan dirinya,” jelasnya.

Gus Muhaimin juga menekankan pentingnya menang pemilu sebagai kewajiban politik untuk mewujudkan nilai dan gagasan PKB.

Ia menegaskan bahwa struktur organisasi harus hidup dan bergerak, bukan sekadar formalitas. Pengurus harus jelas tugasnya, program memiliki target yang jelas, dan manajemen partai harus rapi serta disiplin.

“Menang pemilu bukan ambisi pribadi, tetapi kewajiban politik partai agar nilai dan gagasan PKB bisa diwujudkan,” ucapnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa teladan adalah modal politik terbesar bagi kader PKB. Rakyat saat ini sangat sensitif terhadap perilaku elite, sehingga setiap tindakan kader akan mewakili citra partai secara keseluruhan.

“PKB tidak boleh hanya pandai mengkritik. PKB harus menawarkan jalan keluar. Soal ekonomi rakyat, soal keadilan sosial, soal persatuan di tengah keberagaman, PKB harus punya sikap dan solusi,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Ida Fauziyah, menambahkan bahwa seluruh kader harus bertekad untuk mempersiapkan pemilu 2029, dengan menata organisasi dari atas sampai bawah, menggerakkan struktur hingga ke akar rumput, dan menjadi solusi nyata bagi rakyat.