POSO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Poso secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua organisasi mahasiswa, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Poso dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Poso, Sabtu (29/11).
Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong penguatan pengawasan partisipatif di tengah dinamika kepemiluan dan isu-isu yang berkembang di masyarakat.
Ketua Bawaslu Poso Helmi Mongi menyampaikan keterlibatan organisasi kemahasiswaan, HMI dan PMII sangat penting untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang akan datang berjalan secara demokratis, jujur,dan berintegritas.
“Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah konkret untuk melibatkan elemen pemuda dan mahasiswa yang kritis seperti HMI dan PMII dalam mengawal proses demokrasi,” ujar Helmi.
Ditambahkannya, sejak awal Bawaslu Poso telah menggandeng semua pihak untuk demokrasi yang lebih maju di Poso.
Ia menyatakan, perwakilan HMI dan PMII menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud kontribusi aktif mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Poso.
“Kedua organisasi ini menyatakan siap mendukung program-program pengawasan partisipatif yang akan dilakukan bersama Bawaslu Kabupaten Poso,” tuturnya.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, pihaknya berharap dapat memperluas jangkauan pengawasan, sekaligus menciptakan ruang kolaboratif bagi generasi muda dalam membangun budaya politik yang sehat dan inklusif.

