SIGI – Peneliti dari UIN Datokarama Palu, Jafar Sidik, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam memajukan pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid At-Tauhid, Desa Balamoa, Kabupaten Sigi, Jumat (22/5).
Kegiatan khutbah dilaksanakan di sela agenda penelitian dan survei lapangan yang dilakukan Tim MORA The AIR Fund–LPDP UIN Datokarama Palu di wilayah tersebut.
Dalam khutbahnya, Jafar Sidik menegaskan bahwa kebanggaan sebagai umat Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan melalui kontribusi nyata terhadap perkembangan agama, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.
“Kita harus bangga sebagai umat Rasulullah SAW. Namun, kebanggaan tersebut harus disertai dengan kontribusi terhadap agama. Setiap orang mesti mengambil peran sesuai kapasitas dan kemampuannya untuk memajukan pendidikan keagamaan,” ujar Jafar Sidik di hadapan jamaah.
Dosen Bahasa Arab itu juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman sosial masyarakat. Menurutnya, nilai persatuan dan solidaritas sosial menjadi fondasi penting dalam memperkuat kehidupan keagamaan di tingkat desa.
Usai pelaksanaan salat Jumat, tim peneliti UIN Datokarama melanjutkan kegiatan dengan diskusi bersama warga dan sejumlah tokoh pemuda setempat.
Dalam diskusi tersebut, berbagai isu sosial-keagamaan dibahas, termasuk pelembagaan organisasi kepemudaan Islam di pedesaan serta kontribusinya terhadap penguatan pendidikan dan aktivitas keagamaan masyarakat.
Sebelumnya, tim peneliti juga menggelar diskusi bersama pimpinan gereja di Desa Balamoa dengan tema yang serupa, yakni mengenai penguatan kehidupan sosial dan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari riset yang didanai melalui program MORA The AIR Fund–LPDP yang berfokus pada akses dan pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah tertinggal di Sulawesi Tengah.
Desa Balamoa menjadi salah satu lokasi penelitian karena dinilai memiliki dinamika sosial dan kehidupan keagamaan yang khas di kawasan pedesaan. *

