Pemkab dan DPRD Poso Nyatakan Dukungan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional

oleh -
Bupati Poso, Verna Gladis Inkiriwang menyerahkan rekomendasi usulan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional kepada Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad Aljufri, Jumat (04/03). (FOTO: DOK. PB ALKHAIRAAT)

POSO – Tabligh Akbar Safari Isra Miraj di Kabupaten Poso yang dilaksanakan Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Poso, dirangkai dengan silaturrahim di Kantor Sinode GKST Tentena, Jumat, (04/03).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad Aljufri.

Disaksikan sejumlah Pengurus PB dan Komda Alkhairaat Poso, Habib juga sekaligus menerima rekomendasi dari Bupati Poso, Verna Gladis Inkiriwang yang berisi dukungan atas usulan gelar Pahlawan Nasional kepada Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua.

Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad Aljufri menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Poso, yang telah menyatakan dukungannya untuk pengajuan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional.

Ketua DPRD Poso, Sesi Kristina Mapeda (kanan) didampingi Kadis Sosial, Farid Alamri (tengah) menyerahkan rekomendasi usulan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional, Jumat (04/03) malam. (FOTO: DOK. PB ALKHAIRAAT)

Habib menyatakan, pihak Islam akan bersama bahu-membahu menjaga keamanan di Kabupaten Poso.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan daerah kita ini. Karena jika daerah ini aman ekonomi pun tidak terhambat,” ujarnya.

Habib lalu mengisahkan bagaimana model toleransi yang telah diterapkan semasa Guru Tua masih hidup.

Kala itu, kata dia, ada seorang guru Matematika beragama kristen bernama P.K. Entoh yang diajak Guru Tua untuk mengajar di Alkhairaat.

“Pak Entoh balik bertanya kepada Guru Tua, apakah boleh saya mengajar. Kata Guru Tua, ilmu bukan milik Islam atau agama tertentu, tapi milik umat manusia untuk mencerdaskan anak bangsa. Ini adalah hubungan kemanusiaan,” kata Habib Ali mengutip jawaban Guru Tua kepada P.K. Entoh.

Sementara itu, Bupati Poso, Verna Gladis Inkiriwang juga bersyukur dengan kunjungan PB Alkhairaat.

Menurutnya, kunjungan tersebut bisa menjadi teladan masyarakat Sulteng.

“Rekomendasi untuk Alkhairaat juga adalah bentuk rasa hormat dan bangga Pemkab bisa berkontribusi dengan Alkhairaat,” katanya.

Ia berharap, hubungan mesra ini terus terjalin sebagai hubungan muslim-kristen.

“Saya secara pribadi, orang tua kami juga memiliki hubungan baik dengan Alkhairaat. Saya sebagai anak terus melanjutkan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bendahara Umum Sinode GKST Tentena, Pdt. Maisuri Botilangi, mengatakan, perkenalan ini sangat indah dan luar biasa.

Menurutnya, walaupun di Tentena terkenal sebagai pemukiman mayoritas umat kristiani, tapi pihaknya terbuka dengan umat lain.

“Warga muslim di daerah ini sudah banyak merasa nyaman di sini. Majelis Sinode juga sudah sepakat akan memberikan rekomendasi untuk pengusulan Guru Tua sebagai pahlawan nasional. Kami menunggu Ketua Umum GKST pulang dari Jakarta,” katanya.

Selain Bupati Poso, pada Jumat malam di kediaman Kepala Dinas Sosial jalan Ahmad Yani Kota Poso, Habib Ali juga menerima rekomendasi yang sama dari DPRD Poso.

Rekomendasi tersebut diserahkan langsung Ketua DPRD Poso, Sesi Kristina Mapeda. (RIFAY)