PALU – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) , Jenderal Polisi Purn. H. Muhammad Tito Karnavian menyebutkan realisasi anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banggai sangat memperihatinkan.
Menurut Tito, dari tujuh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang melaksanakan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) serentak tahun ini, KPU Banggai hanya bisa merealisasikan anggaran 11,60 persen, dan Bawaslu hanya 15,13 persen, serta pengamanan 0,00 persen.
“Tolong bantuan, Pak Longki diingatkan Bupati Banggai mau Pemilu atau nggak?,”tegas Tito dalam rapat koordinasi virtual dengan 270 kepala daerah, Rabu (24/06).
Sebaliknya, mantan Kapolri itu memberi apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Banggai Laut (Balut) atas realisasi anggaran KPU 40,00 persen, Bwaslu 40.00 persen dan pengamanan 81,82 persen. .
“Luar biasa Banggai Laut, artinya serius,” nilainya.
Sebelumnya Tito menyampaikan realisasi anggaran Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota yang telah tertransfer ke KPUD, Bawaslu daerah dan Pengamanan, masih ditemukan realisasi anggaran dibeberapa daerah, di bawah 40 persen, dan salah satunya Kabupaten Banggai.
Dikesempatan itu, Tito menyampaikan, tahapan pilkada serentak Tahun 2020 sudah berjalan pada bulan Juni sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2020.
Ia pun meminta kepada para kepala daerah yang melaksanakan pilkada serentak untuk mendukung KPU dan Bawaslu untuk melakukan tahapan Pilkada dengan baik, sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola berjanji, akan segera menindaklanjuti arahan Mendagri tersebut, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (YAMIN)

