Masyarakat Sulteng se-Jabodetabek Gelar Halal bi Halal

oleh
Foto bersama usai acara halal bi halal masyarakat Sulteng se-Jabodetabek, di Gedung Dirjen Bea dan Cukai, Jalan Jendral Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur, Ahad (14/07). (FOTO: IST)

JAKARTA – Masyarakat Sulteng se-Jabodetabek menggelar kegiatan halal bi halal dengan tema “Merajut Silaturahmi, Membangun Sulawesi Tengah” di Gedung Dirjen Bea dan Cukai, Jalan Jendral Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur, Ahad (14/07).

Kegiatan ini diinisiasi oleh masyarakat Sulteng di Jakarta yang didukung pemerintah Provinsi Sulteng serta organisasi daerah, di antaranya Persatuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda (Permuda) Sulteng-Jabodetabek, Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah (IKST), Ikatan Wanita Sulawesi Tengah (Iwastah) dan Solidaritas Perempuan Sulteng di Jakarta.

Dr. Dewi Cahyawati, selaku ketua panitia kegiatan, menyampaikan, sudah sekitar 15 tahun tidak pernah dilaksanakan kegiatan bersama seluruh paguyuban masyarakat Sulteng yang berada di Jabodetabek.

“Saya sangat bersyukur dapat menyelenggarakan kegiatan ini untuk silaturahmi masyarakat Sulteng,” ungkap Dewi.

Dewi menambahkan, masyarakat Sulteng khususnya yang berada di Jakarta ini sangat potensial dalam memberikan kontribusi kepada daerah dalam hal apapun. Olehnya, diperlukan integrasi bersama paguyuban atau organisasi daerah sehingga dapat terhubung satu sama lain dalam menjalankan kegiatan.

Dia berharap, semoga ke depannya masyarakat Sulteng dapat terus mempererat persaudaraan di manapun dan saling membantu satu sama lain untuk memajukan daerah.

“Adanya kegiatan yang berhubungan dengan daerah ini sangat penting didukung dan dihadiri. Apalagi di sini (Jakarta) sebagai pusat kota,” ungkap Ade Candra selaku pengurus Permuda Sulteng-Jabodetabek.

Kegiatan halal bi halal tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Hadija Hubaib, S.Ag. MM.

Selanjutnya penyampaian sekapur sirih dari Dra. Syamsiar Lasahido, M.Si dan sambutan Gubernur Sulteng yang diwakili anggota DPR RI Dapil Sulteng, Muhidin Moh. Said serta ceramah dari Ustad Habib Othman Shihab.

Penghujung kegiatan dirangkai dengan tari modero sekaligus menutup kegiatan tersebut. (RIFAY)