Oleh: N. Muhammadong
Malam ini, Spanyol dan Argentina
berdiri di ambang sejarah.
Dua negara,
dua mimpi besar.
Tapi hanya satu yang akan
membawa pulang piala dunia.
Malam ini,
mari nikmati
kaki lincah Messi menari
meliuk melewati lawan,
atau tendangan Yamal
melengkung ke sudut gawang, l
alu mengoyak jala.
Dari Jersey Stadium,
akan terdengar suara
gemuruh.
Miliaran manusia
seantero dunia
ikut bersorak dalam bahasa
yang nyaris sama:
Gol..gol..gol…!
Malam ini,
final piala dunia
tidak akan bertanya,
berapa usiamu.
Ia hanya bertanya,
masihkah jantungmu berdebar
ketika bola lawan
mencium jaring kesebelasanmu?
Masihkah napasmu tertahan
ketika peluit panjang dibunyikan?
Malam ini,
ajaklah tetangga,
saudara, sahabat,
atau siapa saja
yang masih percaya
bahwa sorak-sorai
mampu mengalahkan sepi.
Jangan gadaikan
keindahannya dengan judi.
Biarlah yang dipertaruhkan
hanyalah tebakan skor,
atau lima gelas kopi,
yang kalah meminumnya.
Malam ini,
jika kebahagiaan itu
tak sempat datang
ke rumahmu,
datanglah menjemputnya
di lapangan hijau.
Lupakan sejenak
pekerjaan yang belum selesai,
tagihan yang belum lunas,
persoalan yang belum sirna.
Karena final malam ini
akan mengetuk pintumu,
hanya sekali dalam
empat tahun.
