Madrid Champions Lagi, Nyonya Tua Gagal Treble

oleh -
Cristiano Ronaldo mencetak gol ketiga Real Madrid ke gawang Juventus pada final Liga Champions 2016-2017 di Stadion Millenium, Cardiff, Sabtu (3/6/2017). (AFP)

PALU – Real Madrid berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions 2016-2017 setelah berhasil membantai pasukan Nyonya Tua 4 – 1 pada pertandingan final Liga Champions di Stadion Millenium, Sabtu (3/6) atau Ahad dini hari waktu Indonesia.

Hanya butuh waktu 20 menit, gemuruh stadion Millenium langsung terdengar riuh kala sang bintang Cristiano Ronaldo berhasil menjebol gawang yang dijaga ketat oleh si pemilik julukan Clean Sheet, Gianluigi Buffon.

El Real pun menjadi tim pertama yang mencetak 500 gol di Liga Champions sejak 1992-93.

Semnatara itu, Juventus yang tampil mendominasi dan punya lebih banyak peluang baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-27 melalui lesatan indah yang dilakukan oleh Mario Mandzukic setelah menerima umpan dari Gonzalo Higuain,

Memasuki babak kedua, giliran Real Madrid yang lebih sering menekan Juventus. Dominasi penguasaan bola juga tak lagi dikuasai pasukan Massimiliano Allegri.

Setelah beberapa peluang membahayakan gawang Buffon, usaha Real Madrid berbuah hasil pada menit ke-61 pasca tembakan Casemiro berhasil menjebol gawang Buffon untuk kali kedua..

Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk Real Madrid. Tak tau apa yang terjadi hanya berselang 4 menit Gawang Juventus kembali bergetar setelah dijebol oleh Ronaldo pada menit ke-64.

Diawali dari kaki Isco yang menyodorkan bola kea arah Luca Modri yang berada disisi kiri jantung pertahanan Juventus. Modric yang dengan cekatan memberi umpan kepada Cristiano Ronaldo dan diselesaikan dengan sentuhan kecil membuat Buffon harus memungut bola dari dalam sarangnya untuk ketiga kalinya.

Unggul 2 – 1 tak menyurutkan semangat anak asuh Zidane. Tekanan demi tekanan terus dilakukan Ronaldo dkk ke area pertahanan Juventus.

Sporter Juventus kembali riuh Pada menit ke-84 pasca Juan Cudrado diganjar kartu merah oleh sang wasit akibat terlibat insiden kecil dengan bek Real Madrid Sergio Ramos dan pertandingan pun sempat memanas akibat Cuadrado yang tak terima dengan keputusan wasit yang mengusirnya.

Real Madrid yang tampil menekan sejak awal babak kedua pun tak menyia – nyiakan kesempatan tersebut. Dan akhirnya malapetaka pun terjadi pada menit – menit kritis. Penyebabnya adalah Pemain pengganti, Marco Asensio berhasil menggenapkan kemenangan Real Madrid pada pengujung laga menjadi 4-1.

Kemenangan pun akhirnya menjadi milik El Real dan berhasil membukukan gelar ke-12 di ajang Piala/ Liga Champions. Sementara bagi Juventus ini adalah kegagalan kelima pada partai final dikasta tertinggi benua biru tersebut setelah 1997, 1998, 2003, 2015, dan tahun ini.

Kemenangan tersebut juga menjadikan Real Madrid klub pertama yang berhasil menjadi juara beruntun pada era Liga Champions. Secara keseluruhan, El Real pun telah mengoleksi 12 trofi Si Kuping Besar.

Sementara itu klub terakhir yang bisa memenangi trofi Si Kuping Besar tersebut adalah AC Milan pada  tahun 1989 dan 1990 saat kompetisi terbersar benua biaru tersebut masih bernama Piala Champions.

Sedangkan Juventus harus menerima kegagalannya meraih Treble Winner untuk musim ini.

Dalam laga ini juga wasit Felix Brych mengeluarkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Juan Cuadrado diusir wasit pada menit ke-84 setelah menerima kartu kuning kedua.  (faldi_)***