PALU, MAL — Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kota Palu Tahun Anggaran 2026 bagi 115 peserta di Citra Mulia Hotel pada Kamis (29/10).
Kegiatan pengembangan kompetensi ini diselenggarakan oleh BKPSDMD Kota Palu dengan fasilitasi dari BPSDMD Provinsi Sulawesi Tengah. Program ini diikuti oleh CPNS Golongan II dan III guna membentuk karakter aparatur yang profesional.
Dari total 117 peserta yang terdaftar, tercatat sebanyak 115 orang mengikuti tahap klasikal yang terbagi dalam angkatan 43, 44, dan 45. Sementara itu, dua peserta lainnya dilaporkan tidak dapat melanjutkan pelatihan karena mengundurkan diri.
Dalam arahannya, Imelda Liliana menekankan bahwa kinerja nyata, etika, dan integritas merupakan pilar utama bagi setiap aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik di lingkup Pemerintah Kota Palu.
“Saudara-saudara harus betul-betul menunjukkan kerja nyata. Jabatan akan datang dengan sendirinya ketika kinerja kita baik dan etika kita kedepankan. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan bos,” tegas Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu.
Ia mengingatkan para peserta agar memahami serta mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dan sinergi antarsesama aparatur.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kita harus bekerja bersama agar program Pemerintah Kota Palu dapat terlaksana dengan baik,” ujar Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu.
Menghadapi era transformasi digital, Wawali menuntut aparatur untuk berpikir lebih luas dan inovatif. Ia menegaskan bahwa pola kerja birokrasi lama harus ditinggalkan demi efektivitas pelayanan publik yang berbasis teknologi informasi atau kecerdasan buatan.
“Mentor bukan hanya memberikan teori, tetapi juga bagaimana praktik di lapangan. Karena teori dan praktik itu berbeda. Saudara-saudara harus mampu berpikir lebih cepat dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ungkap Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu.
Terakhir, ia berpesan agar para peserta tidak menunda pekerjaan dan segera mewujudkan tagline Moving in Action melalui tindakan nyata. Hal ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Kota Palu di masa depan secara optimal. ***
