BANDUNG – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan koordinasi dan komunikasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Kamis (23/04).
Agenda ini dalam rangka mendorong percepatan peningkatan status desa menjadi desa mandiri.
Rombongan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Sulteng Arnila Moh. Hi. Ali, Sekretaris Komisi III Muhammad Safri, dan sejumlah anggota komisi III, antara lain Dandy Adhi Prabowo, Zainal Abidin Ishak, Musliman, Royke W Kaloh, Marten Tibe, serta Alfiani Eliata Sallata.
Mereka diterima Sekretaris DPMD Jawa Barat, Iwan Suwanagiri, bersama staf di kantor dinas setempat.
Sekretaris DPMD Jawa Barat, Iwan Suwanagiri, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemandirian desa.
“Kunci dari desa mandiri adalah sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulteng, Arnila Moh. Hi. Ali, menyampaikan, kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menggali referensi kebijakan yang dapat diterapkan di Sulawesi Tengah.
“Kami ingin melihat langsung praktik terbaik yang sudah berjalan, sehingga bisa menjadi bahan dalam merumuskan kebijakan pembangunan desa di daerah kami,” katanya.
Selain diskusi di tingkat dinas, rombongan juga melakukan kunjungan lapangan ke Desa Cibiru Wetan, salah satu desa mandiri di Jawa Barat.
Di lokasi tersebut, anggota dewan melihat secara langsung implementasi program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi desa hingga partisipasi warga dalam pembangunan. ***

